Dok. Humas Setkab PPU
PENAJAM – Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Waris Muin, meninjau langsung SDN 017 Penajam di Kelurahan Petung, Kecamatan Penajam, Selasa (28/7/2026), menyusul banjir yang merendam kawasan sekolah sehari sebelumnya. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi lingkungan sekolah sekaligus mengidentifikasi kebutuhan penanganan agar proses belajar mengajar dapat segera kembali berjalan normal.
Dalam peninjauan itu, Abdul Waris didampingi Ketua Forum Kabupaten Sehat (FKS) PPU, Lurah Petung, serta Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten PPU. Rombongan meninjau sejumlah ruang kelas, halaman sekolah, serta berdiskusi dengan pihak sekolah mengenai dampak banjir dan langkah-langkah penanganan yang diperlukan.
Wakil Bupati mengatakan Pemerintah Kabupaten PPU bergerak cepat menindaklanjuti setiap laporan bencana yang berpotensi mengganggu pelayanan publik, termasuk di sektor pendidikan. Menurutnya, kelangsungan kegiatan belajar mengajar harus tetap menjadi prioritas meskipun daerah menghadapi bencana.
“Pemerintah daerah tidak ingin bencana menghambat proses pendidikan. Karena itu, setiap laporan yang kami terima akan segera kami tindak lanjuti melalui koordinasi dengan perangkat daerah terkait agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin,” ujar Abdul Waris Muin.
Ia juga mengingatkan bahwa upaya mengurangi risiko banjir membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, pemeliharaan saluran drainase dan kebersihan lingkungan merupakan langkah sederhana yang dapat membantu mencegah terjadinya genangan saat curah hujan tinggi.
“Penanganan banjir tidak bisa dilakukan pemerintah sendiri. Dibutuhkan kerja sama antara pemerintah, pihak sekolah, dan masyarakat untuk menjaga lingkungan serta memastikan saluran air berfungsi dengan baik. Dengan kolaborasi tersebut, kita dapat meminimalkan dampak banjir dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman, bersih, dan sehat,” katanya.
Melalui kunjungan ini, Pemerintah Kabupaten PPU berharap berbagai kebutuhan penanganan pascabanjir dapat segera dipenuhi sehingga fasilitas sekolah kembali berfungsi optimal dan para siswa dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan aman dan nyaman. (red)
