SAMARINDA – Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DP2KUKM) Kaltim melaporkan hingga Juni 2023, sudah 9 provinsi yang menjalin kerjasama forum dagang dengan Pemprov Kaltim.
Ke – 9 provinsi itu yakni Sulteng, Sumsel, Jatim, Bali, NTB, Kalsel, DIY, Jateng, Lampung, Sumsel.
Kepala DP2KUKM Kaltim, Muhammad Sa’duddin mengatakan Forum Dagang Kaltim – Jatim yang disepakati pada tahun 2022 lalu.
“Dengan nilai transaksi mencapai Rp 75 miliar. Meliputi produk UMKM, susu, produk pertanian seperti beras, pisang cavendis, cengkih dan kopi,” ungkapnya, Kamis (13/6/2023).
Sementara itu, Kaltim – Sulteng nilai transaksinya hampir Rp 1 triliun. Komoditasnya pasir dan batu untuk kebutuhan pembangunan IKN.
Selanjutnya, Kaltim – Provinsi Lampung nilai transaksi mencapai Rp 48,3 miliar. Forum dagang bersama Lampung baru ditandatangani pada Rabu, 7 Juni 2023.
Tak hanya itu, Sa’duddin menambahkan pihaknya sedang menarget Jawa Tengah untuk suplai komoditas pangannya. Kebutuhan Kaltim akan suplai sawit ke sana.
Sa’duddin menjelaskan, forum dagang adalah perjanjian bisnis antara dua provinsi untuk saling memperdagangkan komoditas masing-masing.
Forum jual beli ini, melibatkan pengusaha lokal antar dua provinsi. Pemerintah hanya memfasilitasi dan mempertemukan para seller dan buyer dari kedua daerah.
“Jadi antar daerah bisa saling membantu dalam pemenuhan kebutuhan masing-masing. Termasuk, menjual komoditas unggulan daerahnya,” ungkap Sa’duddin.
“Forum dagang seperti ini, memang disarankan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) sebagai salah satu upaya mengatasi inflasi,” tutup Sa’duddin. (Adv/diskominfo kaltim/dtn)
