(Ilustrasi/istimewa)
SAMARINDA – DPRD dan Pemprov Kaltim sepakat untuk menggelontorkan Bantuan Keuangan (Bankeu) sebesar Rp354 miliar untuk Kota Samarinda. Angka tersebut mengalami kenaikan dibanding Bankeu yang diberikan pada tahun 2022 lalu, yang hanya mencapai Rp246 miliar lebih.
Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Nidya Listyono mengungkapkan Bankeu yang diberikan provinsi ke Samarinda mayoritas diperuntukkan untuk program pembangunan fisik melalui peningkatan infrastruktur. Adapun beberapa program yang akan merasakan kucuran anggaran melalui Bankeu ini salah satunya adalah Pembangunan Terowongan yang menghubungkan Kecamatan Sambutan dan Kecamatan Samarinda Ilir.
“Ada juga program peningkatan jalan dan jembatan, termasuk saluran drainase. Itu juga masuk dalam program pengendalian banjir,” kata Nidya, Rabu (25/10/2023).
Program-program lain yang akan dilakukan sebagai bagian dari upaya penanganan banjir di Kota Tepian di antaranya penigkatan kapasitas terhadap sejumlah polder, dan peningkatan kapasitas sungai alam. Bankeun juga diperuntukkan untuk rehabilitasi troroal dan median jalan se-Kota Samarinda.
Sementara itu Kabag Pembangunan Pemkot Samarinda, Suryo Priyo Raharjo menuturkan Rp354 miliar Bankeu yang diberikan Pemprov Kaltim akan dialokasikan ke 71 proyek yang sudah direncanakan. Ia membeberkan, proyek-proyek yang akan dikerjakan melalui Bankeu merupakan proyek yang diusulkan Pemkot Samarinda dengan RKA, KAK dan DED yang sudah lengkap. (Ama/ADV DPRD Kaltim)
