Bantu 250 Mesin Dongfeng ke Nelayan Muara Badak, Bukti Nyata Program Kukar Idaman Perhatikan Nelayan di Kukar

KUKAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara di bawah kepemimpinan Edi Damansyah dan Rendi Solihin gencar melaksanakan program ke masyarakat, terutama merealisasikan program unggulan mereka, yakni Program Kukar Idaman selama kepemimpinannya.

Salah satunya, fokus pada peningkatan kualitas dan kesejahteraan para nelayan di Kutai Kartanegara.

Seperti yang dilaksanakan beberapa waktu lalu, tepatnya pada Sabtu (21/10/2023) lalu, dimana Bupati Kukar Edi Damansyah menyerahkan secara simbolis 15 unit mesin dongfeng dari 250 unit yang akan diserahkan secara keseluruhan ke para nelayan perikanan yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB) Desa Muara Badak Ilir.

Tak hanya menyerahkan mesin dongfeng, pada momentum tersebut Edi Damansyah juga menyerahkan bantuan bibit ikan bandeng beserta pakannya kepada para KUB desa Muara Badak Ilir tersebut.

Dalam penyerahan itu hadir juga Sekda Kukar Sunggono, Camat Muara Badak Arpan, Kadistanak Muhammad Taufik, Kadis Perikanan dan Kelautan Muslik, dan Kadisperindag Arpan Boma serta perwakilan kepala OPD di lingkup Pemkab Kukar dan para Kades se kecamatan Muara Badak.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Kukar Idaman dalam mensejahterakan 65 ribu nelayan di Kukar.

“Tolong di jaga dan di pelihara, semoga bisa digunakan bersama-sama di kelompok nelayannya,” tutur Edi Damansyah.

Dirinya meminta kepada para belayan yang telah mendapat bantuan untuk bisa lebih meningkatkan kinerja menjadi lebih baik lagi.

Dikatakan Edi, program Kukar Idaman akan terus berjalan, pasalnya pemberian bantuan kepada kelompok nelayan merupakan program prioritas karena bagian dari program ketahanan pangan yang dicita – citakan bahwa Kukar menjadi lumbung pangan Provinsi Kaltim.

“Untuk itu Camat dan Lurah yang tugasnya melayani masyarakat harus sering mengunjungi dan mengecek keberadaan para kelompok tani diwilayahnya. Seperti Pemkab Kukar bersama instansi terkait selalu kelapangan untuk melihat kondisi di lapangan untuk memastikan bantuan yang diberikan ini betul – betul dimanfaatkan dengan baik,” ucapnya belum lama ini.

Ditambahkannya bantuan belum semuanya bisa diberikan tapi ada kelompok – kelompok yang sudah dinilai yang memerlukan bantuan.

“Disadari bahwa aktivitas profesi sebagai nelayan adalah menjadi punggung ekonomi keluarga , untuk itu Pemkab Kukar akan terus berupaya maksimal bagaimana memfasilitasi bantuan agar terus bergulir kemasyarakat nelayan,” pungkasnya. (ADV/Prokom)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *