Ikuti Pembekalan Petugas Haji Daerah, Pemprov Kaltim Harap Kuota Calhaj Ditambah

SAMARINDA – Pemerintah Arab Saudi telah membuka pintu untuk calon jamaah haji dari mancanegara yang ingin menunaikan ibadah haji tahun ini.

 

Untuk itu, pemerintah Indonesia sejak dini melakukan persiapan untuk memberangkatkan calon jemaah haji yang tertunda sejak dua tahun silam, lantaran pandemi COVID-19.

 

Bahkan hari ini, Senin (25/4/2022), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim melalui Biro Kesra Setdaprov Kaltim diundang oleh Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementrian Agama untuk mengikuti rapat fullboard sosialisasi dan teknis administrasi seleksi calon Petugas Haji Daerah (PHD), yang dilaksanakan di Jakarta selama tiga hari ke depan.

 

Data Kementerian Agama mencatat, di Kaltim sendiri terdapat lebih dari 66.662 orang calon jamaah haji yang masuk dalam daftar tunggu. Jumlah tersebut kata dia, terus bertambah, seiring dengan dibukanya kembali pemberangkatan calon jamaah haji. Sementara calon jamaah haji yang masuk dalam daftar tunggu sudah mencapai ribuan orang.

 

Dari data Kementerian Agama tersebut, jumlah pendaftar calon jamaah haji terbanyak di Kaltim berada di Samarinda, yakni sebanyak 18.380 orang, sementara yang sudah melunasi biaya atau Ongkos Naik Haji (ONH) baru sebanyak 530 orang.

 

Selanjutnya Kabupaten Kutai Kartanegara sekitar 14.193 orang calon jamaah haji yang sudah mendaftar, Paser sebanyak 6.948 orang, Balikpapan sebanyak 6.322 orang, Kutai Timur sebanyak 5.528 orang, Bontang sebanyak 5.370 orang, Berau sebanyak 4.501 orang, PPU sebanyak 3.625 orang, Kutai Barat sebanyak 1.727 orang dan Mahakam Ulu sebanyak 78 orang.

 

Saat dikonfirmasi, Kepala Biro Kesra Setdaprov Kaltim Andi Muhammad Ishak membenarkan hal tersebut. Dikatakannya, rapat tersebut bertujuan untuk memberikan pembekalan kepada pemerintah provinsi untuk melakukan rekrutmen PHD yang ada di daerah. Petugas PHD ini adalah tenaga kesehatan dan pendamping selama proses pelaksanaan haji.

 

“Semoga kuota haji asal Kaltim bisa ditambah, sehingga daftar tunggu bisa berkurang,” katanya.

 

Ditanya jumlah kuota calon jamaah haji asal Kaltim yang akan diberangkatkan pada musim haji tahun ini, Andi mengaku dirinya belum dapat memastikan.

 

“Berapa jumlah kuota dan apa saja syaratnya yang bisa berangkat, belum diketahui. Kemungkinan nanti sore baru ada gambaran,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *