SAMARINDA – Banjir masih jadi PR yang tengah diupayakan Pemkot Samarinda agar segera tuntas. Wakil Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Samri Shaputra turut memberikan tanggapan.
Menurutnya, penanganan masalah banjir tak hanya dibebankan ke pemerintah saja. Sebab masalah banjir juga sudah sepatutnya jadi komponen masyarakat Samarinda.
“Kalau masalah banjir, kita harus bijaksana melihatnya, tidak bisa masalah ini semata dibebankan kepada pemkot, ini jadi masalah dan tanggung jawab kita semua,” ucap Samri, Jumat (17/2/2023).
Dia juga menambahkan, salah satu faktor penyebab utama banjir di Kota Tepian adalah akibar dari perbuatan masyarakat pula.
“Masyarakat mendirikan bangunan rumah tanpa memperhatikan aspek lingkungannya, kemudian sampah di rumah langsung di buang ke sungai. Ini juga penyebabnya banjir,” sambungnya.
Dia juga mengungkapkan, agar masyarakat Samarinda bisa berperan aktif untuk menjaga ekosistem lingkungan. Dari situ, banjir perlahan bisa terkendali.
“Jadi sangat perlu kesadaran dan peran aktif masyarakat untuk bersama bahu membahu mengatasi masalah banjir ini,” tambahnya.
Selanjutnya, peningkatan pengawasan dan tindakan tegas dari pemerintah bisa dilakukan. Terutama bagi mereka yang melakukan aktivitas dan menyumbang potensi terjadinya banjir.
“Seperti misalnya kalau ada masyarakat yang membangun di pinggir sungai ataupun membuang sampah ke sungai,” tutupnya. (Dys/Adv)
