SAMARINDA – Gubernur Kalimantan Timur Dr H Isran Noor menyampaikan Kalimantan Timur dengan segala keunggulan dan potensinya telah menyumbang dan berkontribusi besar untuk Republik Indonesia.
“Itu sudah dilakukan sejak belum merdeka hingga saiki. Itu ya forever dan that’s right,” ungkap Isran saat menghadiri acara di Ruang Mancong Hotel Mesra Internasional Samarinda, Sabtu 3 Juni 2023.
Acara yang digelar Aspirasi Masyarakat Nusantara Bersatu mengambil tema Ibu Kota Nusantara menuju Indonesia Sentris dan Akselerasi serta Penetrasi Gagasan Porsi APBN untuk Seluruh Daerah hingga 70 Persen Guna Pemerataan Pembangunan yang Berpusat pada Daerah.
Isran mengatakan ditetapkannya Kalimantan Timur sebagai tempat pemindahan ibu kota negara baru Republik Indonesia, menjadi bagian dari yang tidak terpisah antara besarnya kontribusi Kaltim ke negara.
Isran mengaku ada campur tangannya dalam penentuan Kaltim sebagai IKN.
“Ketika Pak Presiden (Presiden Joko Widodo) menyebutkan skoring (penilaian Bappenas) rencana lokasi pemindahan ibu kota negara dan kita tidak dihitung. Satu hal saya sampaikan bahwa Kaltim sejak dulu merupakan daerah yang sangat setia kepada bangsa dan negara ini, dan terpenting Kaltim adalah daerah yang aman dan damai, tidak pernah terjadi konflik SARA sampai saiki,” kisahnya.
Dan, alhamdulillah Presiden Jokowi menetapkan ibu kota negara di Kaltim. Dan, tidak sampai di situ, Benua Etam kembali menyerahkan ratusan ribu hektare lahan untuk Ibu Kota Nusantara (IKN).
Isran juga mengungkapkan perjuangannya dalam mendatangkan cuan, perdagangan penurunan emisi karbon hingga Indonesia memperoleh insentif atau pembayaran sebesar USD 110 juta.
“Di Glasgow, saya sampaikan bahwa Kaltim, Indonesia, sudah melakukan untuk dunia. Sekarang saya menagih janji World Bank dan negara-negara yang berkomitmen. Dan, alhamdulillah tidak sampai enam bulan keluar surat World Bank untuk pembayaran. Nah, that’s for Indonesia, bukan Isran Noor,” ungkap Isran.
Secara pribadi, Isran apresiasi atas digelar silaturahmi yang dihadiri para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, pimpinan organisasi masyarakat, partai politik, lembaga swadaya masyarakat, akademisi serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kaltim.
“Kalau silaturahmi ini wajib kita jalin dan kita saling mendoakan,” kata Isran. (Adv Diskominfo Kaltim/dtn)
