40 Peserta PKA dari Kaltim Ikut Pelatihan Ketahanan Pangan dan Perhubungan di Semarang

SAMARINDA – Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kaltim, Nina Dewi memimpin rombongan 40 orang peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan VIII menimba ilmu / Studi Lapangan di lingkungan Pemkot Semarang, Jum’at (9/6/2023).

Nina menyampaikan bahwa maksud kedatangan peserta PKA adalah mempelajari kunci sukses kepemimpinan kinerja Badan Ketahanan Pangan dan Dinas Perhubungan.

“Selain itu juga mempelajari inovasi apa yang dilakukan oleh kedua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk mencapai target/tujuan organisasi yang telah disepakati,” ungkap Nina.

Nina menyampaikan 40 peserta dari Kaltim berasal dari Pemkot Balikpapan, Pemkab  Paser, Pemkab Penajam Paser Utara (PPU), Pemkab Kutai Barat dan Pemkab Kutai Kartanegara.

Mereka yang tergabung dalam Angkatan VIII ini dibagi dalam 2 kelompok. Kelompok Pertama, melakukan pendalaman di Badan Ketahanan Pangan. Sedangkan Kelompok Kedua, melakukan pendalaman di Dinas Perhubungan.

Namun sebelum terjun langsung ke lapangan, semua peserta diterima Walikota Semarang, yang dalam hal ini diwakili Sekretaris Badan Kepegawaian Pendididikan dan Pelatihan (BKPP) di Kantor Walikota Semarang.

Sementara itu, Walikota Semarang dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Sekretaris BKPP Kota Semarang, Sutarni, menyampaikan bahwa bagi Pemerintah Kota Semarang, kunjungan studi lapangan ini adalah sebuah kehormatan untuk sharing sekaligus menjadi sarana strategis untuk memperkenalkan Kota Semarang.

Lebih lanjut, Walikota Semarang berharap melalui Studi PKA ini bisa menjadi masukan, sekaligus membuka ruang kolaborasi khususnya antara Pemerintah Kota Semarang dengan Pemerintah Provinsi Kaltim.

Sementara Widyaiswara Ahli Utama, Jauhar Efendi menyampaikan, bahwa beberapa inovasi yang menarik untuk diadopsi antara lain penarikan retribusi parkir non-tunai. Model ini melibatkan para pemangku kepentingan, yaitu pengusaha aplikasi, perbankan, dan juru parkir konvensional yang sudah dilatih. Dari 800 titik parkir, saat ini sudah 500 titik parkir yang sudah dikerjasamakan. (Adv/diskominfo kaltim/dtn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *