Tekan Angka Stunting di Kaltim, Disdik Kaltim Gelar Rakor Pendampingan Keluarga

SAMARINDA – Guna menekan angka stunting di Kaltim, Dinas Pendidikan dan kebudayaan Provinsi Kaltim melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Bidang Perubahan Perilaku dan Pendampingan Keluarga, di Kantor Dinas Pendidikan dan kebudayaan Ruang Kresik Luay Lantai IV, Jum’at (16/6/2023).

Kegiatan itu dihadiri oleh OPD terkait seperti DKP3A Provinsi kaltim, Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kaltim, Kementerian Agama Wilayah Kaltim, MUI Kaltim, BKKBN Provinsi Kaltim serta perwakilan dari PWI Kaltim.

“Dalam rangka meningkatkan kesadaran publik serta mendorong perubahan perilaku masyarakat untuk percepatan penurunan Stunting,” ungkap Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penurunan Stunting Kaltim, Masdar Jhon.
Jhon mengatakan merujuk Perpres Nomor 72 Tahun 2021 tertuliskan bahwa Indonesia memiliki target penurunan stunting sebesar 14 persen di tahun 2024.

Disdik Kaltim Jadi Koordinator

Selain itu, rapat tersebut juga mengawali dari terbitnya revisi SK Tim Percepatan Penanganan Stunting (TPPS) Provinsi Kaltim tahun 2023, yang pada tahun sebelumnya koordinatornya adalah DKP3A Kaltim bidang Pengendalian Penduduk dan Penyuluhan (DALDUK).

“Tahun ini Dinas Pendidikan Provinsi Kaltim. Ada beberapa penambahan Anggota bidang yang tahun sebelumnya itu tidak ada Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kaltim,PGRI, PWI. Tahun ini ada,”ucap Jhon.

Dari penambahan tersebut tentu diharapkan, komposisi anggota yang banyak ini bisa menambah kekuatan di bidang perubahan perilaku.

“Karena perubahan perilaku ini sangat penting sekali dalam upaya percepatan penurunan stunting apalagi dia terkait dari bagian daripada 5 pilar Perpres 72 yaitu pilar yang kedua. Perubahan perilaku ini sangat diharapkan mengambil peranan penting dalam upaya percepatan penurunan stunting baik mulai dari tingkat provinsi kabupaten kota sampai dengan ke tingkat Desa,”jelasnya.

Dengan ditetapkannya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim yang menjadi koordinator, lanjutnya bisa melakukan aksi lebih nyata dan konkrit lagi sampai dengan akhir tahun 2023 bahkan sampai dengan tahun 2024.

“Sehingga target kita untuk penurunan stunting di Kaltim yang kalau secara nasional itu 14 persen Kaltim itu harapan kita bisa turun menjadi angka 12,8 persen,”harapnya. (Adv/diskominfo kaltim/dtn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *