Pj Gubernur Kaltim Sebut Pengendalian Inflasi Jadi Fokus Arahan Presiden Jokowi ke Kepala Daerah

Pj Gubernur Kaltim, Almal Malik. (ist/Humas Pemprov Kaltim)

JAKARTA –  Pj Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Akmal Malik melaksanakan rapat koordinasi dengan kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltim pada Sabtu (4/11/2023).

Rapat Koordinasi tersebut dilaksanakan secara virtual, dikarenakan Pj Gubernur Kaltim masih berada di Jakarta usai menghadiri arahan Presiden RI Jokowi.

Rapat membahas tujuh arahan Presiden Joko Widodo kepada seluruh penjabat kepala daerah baik gubernur, bupati maupun wali kota di Indonesia.

Tujuh arahan Presiden Joko Widodo itu kata Akmal Malik meliputi pengendalian inflasi,  stimulus ekonomi dan bantuan sosial, waspada terhadap dampak fenomena super el nino.

Arahan Presiden Joko Widodo lainnya adalah agar dilakukan penyederhanaan prosedur dan tata kelola, khususnya pelayanan perizinan bagi investor. Berikutnya dukungan kepada penyelenggara pemilu, memastikan netralitas ASN dan mendukung sukses program prioritas pemerintah.

“Untuk pengendalian inflasi akan kita lakukan dengan menjaga stabilitas harga barang kebutuhan pokok di pasar,” pesan Pj Gubernur Akmal Malik.

Para kepala OPD juga diingatkan agar meningkatkan alokasi anggaran untuk untuk stimulus ekonomi dan bansos kepada masyarakat.

Sementara memasuki fase tahun politik dan pemilihan umum (pemilu), Akmal meminta agar dukungan diberikan secara nyata kepada KPUD dan Bawaslu demi sukses penyelenggaraan pemilihan presiden dan pemilihan legislatif tahun 2024 mendatang. Dukungan pemerintah daerah harus diberikan secara nyata tanpa intervensi apapun.

“Pastikan netralitas ASN dan segera selesaikan kalau ada percikan-percikan politik,” tegas Akmal.

Para kepala OPD juga diminta fokus mendukung program prioritas pemerintah, seperti penurunan kemiskinan ekstrem, pemberantasan stunting dan hilirisasi industri.

“Tujuh arahan Presiden Joko Widodo tersebut disampaikan langsung  kepada kami seluruh penjabat kepala daerah. Tujuannya untuk menghindari miskomunikasi yang berseliweran di berbagai media,” pesan Akmal Malik.

“Banyak hal yang harus kita lakukan ke depan, dan bagaimana kita melaksanakan program-program di setiap perangkat daerah, sehingga kita bisa mengakselerasi capaian-capaian atau indikator kinerja secara maksimal,” tandasnya.

Selain arahan Presiden Joko Widodo, Akmal Malik juga memaparkan arahan  para menteri salah satunya adalah Menteri Dalam Negeri (Mendagri), terkait urusan strategis yang perlu didiskusikan bersama, serta melakukan langkah-langkah selanjutnya untuk memaksimalkan pelayanan publik ke depan.

“Kita berharap seluruh pelayanan publik di masing-masing perangkat daerah di Kaltim dapat berjalan secara harmonis,” pesan Akmal Malik.

Rapat virtual kemudian dilanjutkan dengan paparan program dari kepala perangkat daerah dan diskusi dengan moderator Asisten  Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Ujang Rahmad. Rakor  diakhiri catatan penting  oleh Sekda Provinsi Kaltim Sri Wahyuni. (ADV/kanda/Diskominfo Kaltim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *