Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Abdul Rohim
Samarinda – Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Abdul Rohim, mengemukakan pentingnya perhatian yang lebih besar terhadap digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Samarinda.
Rohim menyoroti UMKM digital sebagai bagian vital dari sektor ekonomi kreatif yang dikelola oleh Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Samarinda.
Ia menganggap UMKM digital sebagai komponen yang signifikan dalam ekonomi kreatif, terutama mengingat pergeseran menuju era digital.
Rohim menjelaskan bahwa DPRD Samarinda telah merancang sebuah Raperda tentang ekonomi kreatif, dimana setiap kota dinilai oleh Kemenparekraf untuk menentukan potensi sektor yang dominan.
“Jika suatu kota memiliki potensi dalam industri digital, pemerintah akan memberikan insentif khusus untuk sektor tersebut,” jelas Rohim, Senin (8/4/2024).
Pria yang juga merupakan anggota Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menegaskan bahwa kesehatan dan aktifnya peran pelaku UMKM sangat penting bagi ekonomi kreatif. Digitalisasi menjadi fokus utama karena industri digital mampu beradaptasi dengan kebutuhan pasar.
“UMKM yang sehat akan menyebabkan stabilitas ekonomi kota. UMKM memainkan peran penting dalam perputaran ekonomi Indonesia secara keseluruhan,,” ungkapnya.
Ia menekankan perlunya pemerintah memberikan perhatian khusus pada industri digital ini, terutama karena Samarinda adalah daerah penyangga Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
“Ketika IKN aktif, akan ada banyak dukungan yang dibutuhkan, termasuk di sektor digital,” pungkasnya. [zak/ADV DPRD SMD]
