KUKAR – Salah satu program unggulan Bupati Kukar Edi Damansyah dalam program Kukar Idaman yakni mencetak 1.000 guru sarjana.
Program ini ditujukan untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan memberikan beasiswa guru yang belum mencapai pendidikan standar S1.
Ditambah dengan beasiswa bagi Calon Guru yang berasal dari penduduk Lokal Yang Bersedia Menjadi Guru, yang dilaksanakan secara bertahap dengan target minimal 1.000 Guru, selama periode kepemimpinan.
Selama 5 tahun kepemimpinan Edi – Rendi pihaknya sudah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 4,5 miliar. Langkah cepat Pemkab Kukar juga menggandeng 11 perguruan tinggi di Kaltim untuk Kerjasama.
Anggaran itu memang sengaja diserahkan ke pihak perguruan tinggi agar uang tersebut digunakan sesuai dengan fungsinya, yakni biaya kuliah. Pada tahun 2023, Pemkab Kukar menargetkan 800 guru yang akan mendapatkan beasiswa ini.
Bupati Edi mengatakan program beasiswa dan 1.000 guru sarjana ini saling terkait.
Program 1.000 guru sarjana yang digagas Pemkab Kukar dapat diikuti oleh tenaga pendidik yang masih menjadi tenaga honorer yang belum mencapai pendidikan Strata Satu (S1), terutama yang berasal dari Kukar.
Secara khusus, program ini menyasar tenaga pendidik yang mengajar di Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Selain itu, para calon guru harus memiliki Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 2,75. Nantinya, beasiswa tersebut langsung akan disalurkan ke rekening perguruan tinggi dengan mekanisme pembayaran per tahun pelajaran.
Target tahun 2024 bisa tembus 1.000 guru sarjana bisa selesai di tahun ini.
Sementara untuk beasiswa Kukar idaman yang dikucurkan mencapai Rp 30 miliar lebih. Pencairan pertama sekitar Rp 16 miliar dan pencairan kedua sebesar Rp 14 miliar.
Sebanyak 2.941 warga Kukar yang dinyatakan berhak menerima Beasiswa Kukar Idaman tahap pertama ini.
Terdiri dari 2.555 penerima Beasiswa Stimulan, 219 penerima Beasiswa 1.000 Guru Sarjana dan 167 penerima Beasiswa Kerjasama Tematik Tuntas.
Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Kabupaten (Setkab) Kukar, Dendy Irwan Fahriza mengatakan Saat ini dalam proses pencairan dengan mekanisme baru dan prosesnya langsung ke rekening penerima beasiswa.
“Kepada ribuan pelajar dan mahasiswa asal Kukar, yang sedang menempuh Pendidikan, kini proses transfer dananya pun terus berlangsung secara bertahap,” ungkap Dendy, pertengahan Juli 2024. (ADV Prokom Kukar)
