PPU Raih Anugerah Cita Negeri 2026, Bupati Mudyat Noor Dorong Penguatan Ekonomi Lokal

Dok. Humas Setkab PPU

JAKARTA – Penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi salah satu fokus Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dalam mendorong kemandirian ekonomi daerah. Keberadaan pelaku usaha lokal dinilai memiliki peran strategis, bukan hanya dalam menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Komitmen tersebut sejalan dengan keberhasilan Kabupaten PPU meraih Anugerah Cita Negeri 2026 kategori Cita Daerah Mandiri dan Ekonomi Bertumbuh yang diselenggarakan Kompas TV di Studio 1 Kompas TV, Jakarta, Senin malam (2/11/2026).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy, M.S., kepada Bupati PPU, Mudyat Noor.

Bagi pemerintah daerah, penghargaan ini menjadi pengakuan atas upaya membangun fondasi ekonomi yang bertumpu pada potensi wilayah dan kekuatan masyarakat. Salah satu sektor yang dinilai memiliki kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi tersebut adalah UMKM.

Bupati PPU Mudyat Noor menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk perangkat daerah dan para pelaku usaha yang terus berupaya mengembangkan potensi ekonomi lokal.

“Alhamdulillah, hari ini Kabupaten Penajam Paser Utara mendapatkan penghargaan dari Grup Kompas sebagai daerah mandiri dan ekonomi bertumbuh. Mudah-mudahan penghargaan ini dapat memicu semangat dan perjuangan kawan-kawan di Kabupaten PPU untuk terus berkembang dan tumbuh lebih pesat, sehingga pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat bisa semakin baik,” ungkap Mudyat.

Ia menilai pertumbuhan UMKM menjadi salah satu indikator bergeraknya perekonomian masyarakat. Aktivitas usaha lokal mampu menciptakan peluang ekonomi baru sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk memperoleh penghasilan secara mandiri.

Karena itu, Pemkab PPU berkomitmen melanjutkan berbagai upaya pembinaan, pendampingan, dan penguatan kapasitas pelaku UMKM. Langkah tersebut diarahkan agar usaha lokal semakin berkembang, memiliki daya saing, serta mampu memperluas jangkauan pasar.

Sementara itu, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy dalam sambutannya menegaskan bahwa kemajuan ekonomi nasional tidak dapat dilepaskan dari kekuatan ekonomi lokal yang dibangun melalui peran aktif pemerintah daerah.

Menurutnya, UMKM dan industri kreatif menjadi salah satu ujung tombak ketahanan ekonomi masyarakat karena berperan dalam menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan aktivitas perekonomian rakyat.

“Ketika lapangan kerja terbuka lebar dan UMKM berkembang pesat, di situlah daya saing sebuah daerah akan tercipta,” ujarnya.

Rachmat juga mengapresiasi para kepala daerah dan pelaku UMKM yang telah mengambil peran dalam menggerakkan perekonomian dari tingkat lokal.

“Terima kasih kepada pimpinan daerah, terima kasih kepada UMKM. Daerah bertumbuh dan dari situlah Indonesia bertumbuh,” katanya.

Melalui capaian tersebut, Pemerintah Kabupaten PPU diharapkan semakin memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak dalam mengembangkan potensi ekonomi masyarakat. Penguatan UMKM, perluasan kesempatan kerja, serta peningkatan kapasitas pelaku usaha menjadi bagian penting dalam mewujudkan daerah yang mandiri dan memiliki pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *