Dok. Humas Setkab PPU
PENAJAM – Kepemimpinan Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, mendapat apresiasi dari Serikat Perusahaan Pers (SPS) Pusat melalui penganugerahan Lontar Awards 2026. Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan terhadap kontribusi dan peran kepemimpinan daerah dalam mendorong kemajuan pembangunan serta memperkuat hubungan dengan industri pers.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Mudyat Noor dalam rangkaian peringatan HUT ke-80 SPS Awards 2026 yang berlangsung di Ballroom Dispora, Kadrie Oening Tower, Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat malam (6/11/2026).
Penganugerahan Lontar Awards ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten PPU untuk memperkuat kolaborasi dengan berbagai elemen, termasuk perusahaan pers, dalam mendukung pembangunan daerah yang informatif, terbuka, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Mudyat Noor menyampaikan apresiasi kepada SPS Pusat atas penghargaan yang diberikan. Ia berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kinerja pembangunan sekaligus memperluas penyebarluasan informasi mengenai perkembangan Kabupaten PPU.
Menurutnya, kemajuan daerah membutuhkan dukungan berbagai pihak. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam memperkenalkan potensi dan menyampaikan berbagai capaian pembangunan kepada masyarakat. Dalam hal ini, pers memiliki posisi strategis sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan publik.
Ia menegaskan bahwa kemitraan dengan media seharusnya tidak hanya terbatas pada publikasi kegiatan pemerintahan, tetapi juga diarahkan untuk mengangkat berbagai peluang dan potensi yang dimiliki daerah.
“Pemerintah bukan hanya sekadar memediasikan kegiatan yang dilaksanakan, tetapi juga bagaimana bersama-sama mengembangkan daerah. Salah satunya melalui penyampaian informasi mengenai seluruh proses pembangunan yang sedang dijalankan pemerintah kabupaten,” ungkapnya.
Mudyat menilai, publikasi yang berkualitas dapat memberikan dampak positif terhadap pengenalan potensi daerah. Informasi mengenai perkembangan pembangunan, peluang ekonomi, hingga sektor unggulan perlu disampaikan secara luas agar semakin dikenal oleh masyarakat maupun pihak yang berpotensi menjalin kerja sama.
Terlebih, posisi strategis Kabupaten PPU sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) menghadirkan berbagai peluang pengembangan wilayah. Kondisi tersebut perlu diimbangi dengan penyampaian informasi yang efektif agar potensi daerah dapat diketahui secara lebih luas.
Ia pun berharap insan pers di PPU terus menjaga profesionalisme dengan mengedepankan prinsip akurasi, keberimbangan, dan tanggung jawab dalam pemberitaan. Sinergi antara pemerintah dan media diharapkan mampu menciptakan ekosistem informasi yang sehat sekaligus mendukung percepatan pembangunan daerah.
Lontar Awards 2026 diberikan kepada Mudyat Noor atas kepemimpinan dan kontribusinya yang dinilai memberikan dampak positif terhadap kemajuan daerah, masyarakat, serta penguatan hubungan dengan insan pers.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Ketua Umum SPS Pusat, Syamsudin Sutarto. Lontar Awards menjadi salah satu bentuk apresiasi SPS kepada kepala daerah dan tokoh yang dinilai memiliki kontribusi dalam mendukung perkembangan industri pers serta memperkuat ekosistem media di daerah.
Kegiatan penganugerahan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Samarinda, H. Saefuddin Zuhri, Bupati Kutai Kartanegara, dr. Aulia Rahman Basri, jajaran pengurus SPS Pusat, serta sejumlah undangan lainnya.
Bagi Pemkab PPU, penghargaan ini diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga dorongan untuk terus membangun tata kelola pemerintahan yang terbuka, memperkuat komunikasi publik, dan memperluas kolaborasi demi kemajuan daerah. (ADV)
