Wakil Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Samri Shaputra.(ist)
Samarinda – Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Samri Shaputra, menilai bahwa revitalisasi Stadion Palaran yang sempat terbengkalai dapat menambah peluang Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Menurutnya, revitalisasi ini memiliki potensi besar dalam mengembangkan sektor pariwisata dan olahraga di Samarinda.
Legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menjelaskan bahwa Stadion Palaran memiliki nilai sejarah dan potensi yang belum tergali sepenuhnya.
“Revitalisasi stadion ini bisa menjadi perluasan potensi pariwisata dan olahraga yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Samarinda,” kata Samri pada Selasa (7/5/2024).
Melalui perbaikan fasilitas dan pengembangan infrastruktur yang tepat, stadion ini diharapkan dapat menjadi magnet bagi wisatawan dan atlet dari dalam dan luar kota.
“Kami percaya bahwa revitalisasi Stadion Palaran tidak hanya akan memperbarui wajah fisik stadion, tetapi juga membuka peluang baru bagi industri pariwisata dan olahraga di Samarinda,” ungkapnya.
Namun, dengan rencana revitalisasi ini, diharapkan kompleks tersebut dapat menjadi destinasi yang ramah dan menarik bagi pengunjung.
Samri mengakui bahwa selama ini Stadion Utama Palaran dianggap memiliki kesan yang kurang menguntungkan oleh sebagian masyarakat.
“Kita tidak bisa membiarkan aset berharga seperti ini hanya menjadi bangunan kosong. Revitalisasi adalah langkah yang tepat untuk mengoptimalkan penggunaannya,” bebernya.
Terlebih lagi, dengan semakin bertambahnya jumlah penduduk Samarinda, diperlukan alternatif tempat rekreasi yang menarik untuk dikunjungi.
Dengan kolaborasi antara pemerintah kota, DPRD, dan masyarakat, Samri berharap revitalisasi ini akan menjadi tonggak penting dalam transformasi Samarinda menjadi destinasi wisata dan olahraga yang menarik.
“Dengan kerjasama yang baik, kita bisa memastikan revitalisasi Stadion Palaran akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi perkembangan kota kita,” tutupnya.(wan/ADV/DPRD SMD)
