Kolaborasi Lintas Sektor Meriahkan Hari Anak Nasional 2026 di Kalimantan Timur

Dok. Humas Pemprov Kaltim

SAMARINDA – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 di Kalimantan Timur menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, dan ramah bagi anak. Berbagai instansi pemerintah, dunia usaha, hingga organisasi masyarakat berkolaborasi menghadirkan layanan dan kegiatan edukatif yang dipusatkan di Ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Kamis (30/7/2026).

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Kalimantan Timur, Syarifah Alawiyah, menyampaikan bahwa peringatan HAN tahun ini dapat terlaksana secara optimal berkat sinergi berbagai pihak meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran.

“Meski dengan anggaran yang terbatas, kami tidak patah semangat. Berkat kolaborasi berbagai pihak, peringatan Hari Anak Nasional dapat terlaksana dengan meriah dan memberikan manfaat bagi anak-anak di Kalimantan Timur,” ujar Yuyun, sapaan akrabnya.

Ia menuturkan, kolaborasi tersebut menghadirkan beragam layanan yang secara langsung menyentuh kebutuhan anak. Salah satunya pemeriksaan kesehatan gratis yang melibatkan lima puskesmas, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur, Dinas Kesehatan Kota Samarinda, serta RS Atma Husada Mahakam. Pemeriksaan meliputi kesehatan gigi, pengukuran tinggi dan berat badan, penilaian status gizi, hingga skrining dini stunting yang terintegrasi melalui Aplikasi Sehat IndonesiaKu (ASIK).

Selain layanan kesehatan, sejumlah instansi turut berpartisipasi melalui program yang mendukung tumbuh kembang anak. Bankaltimtara membuka layanan Simpanan Pelajar (Simpel) beserta mobil layanan keliling, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyalurkan bingkisan kepada anak-anak, sementara Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan membagikan susu serta telur sebagai upaya mendukung pemenuhan gizi.

Di bidang literasi, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menghadirkan perpustakaan keliling yang dilengkapi berbagai buku bacaan anak serta menggelar lomba mewarnai untuk menumbuhkan minat baca dan kreativitas sejak usia dini.

Momentum HAN juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan berbagai inovasi layanan perlindungan anak kepada masyarakat. Sejumlah program yang dipamerkan antara lain Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA), Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA), Sistem Informasi Perlindungan Anak (SIFORI), Forum Masyarakat Anti Kekerasan, Gerakan Ayah Teladan Indonesia, Gerakan Perlindungan Hak Anak, hingga Gerakan Ayah Mengambil Rapor.

Kemeriahan acara semakin terasa saat Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, berinteraksi langsung dengan peserta melalui kuis edukatif yang mengangkat materi pengetahuan umum dan nilai-nilai keagamaan. Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap pertanyaan yang diberikan.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penampilan reporter dan penyiar cilik, penyerahan simbolis bantuan susu dan telur kepada perwakilan peserta, serta sesi dongeng interaktif bersama Kak Icha dari Kampung Dongeng yang mengajak anak-anak belajar nilai-nilai positif melalui cerita.

Peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Kalimantan Timur diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga memperkuat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan terpenuhinya hak-hak anak serta menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *