Tidak Cuma Siswa Baru, Kartu Penajam Cerdas Didorong Menjangkau Lebih Banyak Pelajar

Bupati PPU, Mudyat Noor menyerahkan Kartu Penajam Cerdas. (Dok. Humas Setkab PPU)

PENAJAM – Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memberikan perhatian terhadap penguatan perencanaan program Kartu Penajam Cerdas (KPC) sebagai salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan akses dan pemerataan pelayanan pendidikan.

Program bantuan pendidikan tersebut menjadi bagian dari prioritas pembangunan sumber daya manusia yang pelaksanaannya perlu diselaraskan dengan kebutuhan masyarakat serta kemampuan keuangan daerah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bapelitbang PPU, Ade Rianto Embongbulan, mengatakan pemerintah daerah memiliki harapan agar manfaat program KPC dapat menjangkau lebih banyak peserta didik pada masa mendatang.

Saat ini, pemberian bantuan masih diprioritaskan bagi peserta didik yang baru memasuki jenjang pendidikan, terutama siswa baru di jenjang SD dan SMP.

“Pasti ada pengembangan seperti yang telah saya sampaikan, kami inginkan ya itu tidak hanya siswa di kelas baru,” ungkapnya. Selasa, (27/10/2026)

Menurutnya, pengembangan program bantuan pendidikan perlu dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan peserta didik serta kapasitas pendanaan yang tersedia.

Pemerintah Kabupaten PPU juga telah berupaya memperluas jangkauan manfaat program, termasuk mengakomodasi peserta didik madrasah yang berada di bawah naungan Kementerian Agama.

Dari sisi perencanaan pembangunan, perluasan penerima bantuan membutuhkan penetapan prioritas dan perhitungan kebutuhan anggaran agar program tetap berkelanjutan.

Ade menjelaskan bahwa secara konseptual bantuan pendidikan diharapkan dapat diberikan secara berkesinambungan. Namun, pelaksanaannya harus memperhatikan kondisi fiskal pemerintah daerah.

“Sejatinya itu kalau secara bahasa program, mereka dapatkan per tahun. Ya kan begitu, tapi kan fiskal kita ini seperti apa?” jelasnya.

Ia menilai penetapan kelompok penerima prioritas menjadi langkah penting agar penggunaan anggaran mampu memberikan manfaat secara optimal.

Kebutuhan perlengkapan sekolah bagi peserta didik yang baru memasuki jenjang pendidikan menjadi salah satu pertimbangan utama dalam menentukan sasaran bantuan.

Kendati demikian, pemerintah daerah tetap membuka peluang pengembangan program kepada siswa pada tingkat kelas lainnya, termasuk kelas lain atau siswa tidak mampu, apabila kemampuan keuangan memungkinkan.

Melalui fungsi perencanaan dan evaluasi pembangunan, Bapelitbang PPU diharapkan dapat mendukung penyelarasan program KPC dengan target peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam RPJMD Kabupaten PPU Tahun 2025–2029. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *