Catat! Ini Penyebab Kematian COVID-19 di Kaltim

SAMARINDA – Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim Masitah mengungkapkan, faktor utama penyebab kematian akibat COVID-19 yang terjadi saat ini di Kaltim adalah belum divaksin, orang lanjut usia (Lansia) dan memiliki penyakit komorbit.

 

“Saya memang mencari datanya, mencari informasi di rumah sakit dan Dinas Kesehatan. Rata-rata memang komorbit dan tidak divaksin lengkap. Seluruh kabupaten/kota kasusnya sama dan rata-rata lansia,” katanya, ditemui usai mengikuti rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi IV DPRD Kaltim, Selasa (15/3/2022).

 

Namun demikian, kata dia, kasus kematian akibat COVID-19 di Kaltim yang terjadi pada gelombang ketiga COVID-19, jauh lebih sedikit dibandingkan dengan kasus kematian akibat COVID-19 varian Delta.

 

“Kita lihat yang meninggal ini siapa? Yang meninggal ini adalah mereka dengan komorbit. Karena ada komorbit, sehingga tidak berani vaksin, kemudian terkonfirmasi positif dan meninggal. Saat itu dilaporkan meninggal akibat COVID-19, padahal penyebab utama komorbit tadi dan tidak divaksin,” terangnya.

 

“Tidak vaksin karena komorbit, akhirnya gagal jantung atau ginjal. Rata-rata seperti itu, walaupun jumlah kematian sekarang tidak seperti Delta, rata-rata sekarang tidak sampai 10 kematian sehari,” sambungnya.

 

Untuk itu, Masitah terus mengingatkan masyarakat untuk tetap menjalankan disiplin protokol kesehatan. Walaupun saat ini kasus terkonfirmasi positif COVID-19 mulai terjadi penurunan.

 

“Walaupun ada penurunan, tapi protokol kesehatan harus ditegakkan. Sepanjang itu kita pegang, maka akan terlewati. Tentunya selain itu kita juga melakukan percepatan vaksinansi, terutama kepada kelompok rentan dan anak,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *