SAMARINDA – Saat ini banyak perusahaan-perusahaan tambang batu bara yang mengembangkan lahan eks tambang mereka menjadi lahan manfaat sebagai lahan pertanian, perkebunan dan peternakan.
Langkah ini mendapat apresiasi dari Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Kaltim.
“Dengan pengembangan lahan eks tambang sebagai tempat pengembangan peternakan, maka nantinya diharapkan juga akan menjadi boster bagi tanaman pangan. Karena kan dia juga harus mengembangkan beberapa fasilitas perusahaan yang sama. Walaupun saat ini mereka masih berkonsentrasi pada lahan peternakan, tapi mudahan tanaman pangan juga akan dikembangkan,” katanya pada awak media.
Menurutnya, pengembangan lahan di lahan eks tambang untuk perkebunan sangat potensial. Nantinya tidak hanya untuk dimanfaatkan sebagai lahan tanaman menggunakan teknik holtikultura, tapi juga tanam lahan, seperti perkebunan jagung.
“Bukan hanya tanaman holtikultura saja, tapi juga pengembangan jagung, ini sangat potensial untuk dikembangkan karena ini juga dapat membantu pemenuhan kebutuhan pakan ternak. Untuk itu, kita terus dorong pengembangan jagung dan ini sudah berjalan di masyarakat dan tersebar di kabupaten/kota di Kaltim,” pungkasnya. (NYS/ADV Diskominfo Kaltim)
