SAMARINDA – Sejak diungkapkannya aliran CSR perusahaan tambang batubara terbesar di Kaltim ke luar daerah, desakan untuk membuat dibentuknya tim Panitia Khusus (Pansus) CSR digulirkan sejumlah kalangan. Tidak hanya di Legislatif, tetapi juga elemen masyarakat Kaltim.
Kepala Dinas ESDM Kaltim Christianus Benny mengatakan, mengenai desakan pembentukan tim Pansus CSR, pihaknya mendukung dan setuju.
“Memang ada celetukan anggota dewan untuk dibikin semacam tim Pansus. Silakan, kita setuju saja,” katanya, saat dikonfirmasi media ini, Rabu (25/5/2022).
Tidak bermaksud membela pihak perusahaan, Benny sedikit ingin meluruskan bahwa sebenarnya pihak perusahaan berniat baik untuk memberikan sedikit keuntungan dari usahanya kepada masyarakat melalui CSR atau PPM, dengan besaran yang sudah diatur.
“Perusahaan itu berniat baik untuk mengembalikan uangnya. Besarannya juga sebenarnya sudah sesuai aturan. Nah, kalau memang ada desakan dari DPR, kemudian mendesak lagi ke pemerintah pusat, itu lebih bagus lagi,” katanya.
Terkait dengan laporan resmi aliran dana CSR dari perusahaan, dia menyebut, belum semua perusahaan-perusahaan yang berdomisili melaporkan distribusi aliran CSRnya, tapi kata dia, beberapa perusahaan tersebut telah memberikan laporan.
“Ada, rata-rata disesuaikan dengan produksi. Contoh Bayan Group, Bara Tabang kan ada Rp 30 juta per tahun, itu laporan di CSR. Kalau PPM Rp 34 miliar di 12 lokasi. Sama seperti KPC, kemarin ada 60 juta produksinya, di lapangan sekitar Rp 74 miliar,” bebernya.
Mengenai dorongan pembentukan tim Pansus CSR oleh DPRD Kaltim, menurutnya akan sangat membantu tugas-tugas Dinas ESDM dalam pengawasan perusahaan -perusahaan yang ada di Kaltim.
“Kalau DPR bikin Pansus dan cross cek di lapangan, itu lebih bagus lagi, jadi kita terbantu pekerjaan mengawasi bersama-sama. Yang penting, para pihak juga, kan karena forum CSR ini berbagai macam, dari Dinsos, Dinas Perkebunan, Dinas kehutanan juga ada, jadi kalau bisa itu disatukan. Nanti kita lihat, Pansus ini kalau kita prinsipnya setuju saja,” tandasnya. (Nys/ADV Diskominfo Kaltim)
