SAMARINDA – Sebanyak 100 guru mengikuti kegiatan Bimbingan Pelatihan, Pengembangan, Pengelolaan Perpustakaan Sekolah dan Madrasah Provinsi Kaltim tahun 2022, yang digagas oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kaltim, Senin (11/7/2022).
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, sejak hari ini dan diikuti oleh peserta pengelola perpustakaan sekolah dari 9 kabupaten/kota di Kaltim, kecuali Kabupaten Mahakam Ulu.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kaltim HM Syafranuddin mengatakan, tugas sebagai pengelola perpustakaan bukanlah pekerjaan yang mudah, perlu ketelitian dan kesabaran serta pengetahuan yang luas. Tugas itu akan ini akan mudah dilaksanakan, jika dilakukan dengan hati yang ikhlas.
Dirinya juga mengajak para guru untuk lebih peka terhadap perkembangan teknologi informasi yang terus berkembang saat ini. Juga mendorong kepada guru-guru untuk memanfaatkan teknologi tersebut untuk meningkatkan kecintaan siswa terhadap buku.
Kepada peserta pelatihan, mantan Juru Bicara Gubernur Kaltim sekaligus Kepala Administrasi dan Pimpinan (Adpim) Setdaprov Kaltim ini menaruh harapan besar untuk dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi pengunjung perpustakaan. Termasuk memberikan informasi sekaligus sosialisasi mengenai manfaat buku dan perpustakaan bagi siswa.
Selain itu, diharapkan peserta pelatihan nantinya dapat membantu menumbuhkan minat baca pada siswa.
“Mari kita gelorakan semangat literasi, slogan buku adalah jendela dunia kembali kita gemakan, hingga pelosok desa. Sehingga anak-anak di Kaltim ke depan lebih maju dan siap menyongsong masa dengan yang lebih baik lagi,” katanya.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Deputi Bidang Pengembangan Perpustakaan Nasional RI Deni Kurniadi dan Pustakawan Ahli Utama Perpustakaan Nasional RI Dedy Junaidy. (Nys/ADV Diskominfo Kaltim)
