KUKAR – BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) datang ke Kukar (Kutai Kartanegara) untuk melihat perkembangan BRIDA (Badan Riset dan Inovasi Daerah) setempat. BRIDA Kukar adalah bentuk baru dari Balitbangda (Badan Penelitian Pengembangan Daerah) yang sudah berubah nama sejak tahun lalu.
Dr. Yopi, Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah BRIN, disambut hangat oleh Maman Setyawan, Kepala BRIDA Kukar, dan pejabat lainnya di Kantor Bupati Kukar. Dr. Yopi puji langkah Pemkab Kukar yang sudah bikin BRIDA untuk dorong riset dan inovasi di daerah.
“BRIDA Kukar harus bisa koordinasi rencana induk dan peta jalan IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) di daerah sesuai aturan yang ada, yaitu Permendagri 7/2023, Peraturan BRIN 5/2023, dan Perpres 78/2021,” kata Dr. Yopi.
Dr. Yopi juga ingatkan pentingnya sinkronisasi antara kegiatan BRIDA dengan RPJMN/D (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional – Daerah) tingkat provinsi-kabupaten. Selain itu, ia ajak BRIDA untuk bangun ekosistem riset dan inovasi yang libatkan semua lapisan masyarakat, dari anak-anak di sekolah sampai level lebih tinggi.
“BRIN akan dampingi BRIDA secara spasial dalam pemetaan ekosistem inovasi dan susun rencana induk IPTEK. Indikator apa yang paling penting masuk untuk kemajuan IPTEK daerah harus tentukan bersama,” ujarnya.
Di sisi lain, Maman Setyawan, Kepala BRIDA Kukar, sambut baik kunjungan BRIN dan komitmen untuk jalankan tugas pokok dan fungsi BRIDA sesuai arahan dari Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah BRIN. Ia harap kunjungan ini bisa tingkatkan sinergi antara BRIN dan BRIDA dalam dorong kemajuan IPTEK di daerah. (ADV/Diskominfo Kukar)
