Penghargaan Kota Layak Anak Dikalungkan Kembali ke Samarinda

SAMARINDA – Pada Kamis (29/07/2021), Wali Kota Samarinda Andi Harun menerima penghargaan Kota Layak Anak (KLA) oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemenp2pa) melalui virtual. Penghargaan ini telah diberikan oleh Kota Samarinda selama 3 tahun berturut – turut di kategori Madya.

Terdapat lima klaster pemenuhan hak anak yang dijadikan sebagai salah satu indicator penilaian dalam evaluasi KLA. 5 klaster tersebut ialah hak sipil kebebasan, lingkungan keluarga dan perlindungan, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan dan pemanfaatan waktu luang, serta perlindungan khusus.

Andi Harun mengakui bahwa Kota Samarinda masih memerlukan adanya peningkatan untuk memenuhi seluruh indikator.” Perlu pembenahan, peningkatan dan pemenuhan atas semua prasyarat yang diperlukan untuk memenuhi semua indikator agar bisa sampai pada tingkat utama. Itu saja,” jelas Andi kepada awak media.

Meskipun begitu, Andi mengapresiasi seluruh upaya dari OPD terkait yang telah berupaya besar sehingga mampu mempertahankan gelar KLA.  Ia berharap, Kota Samarinda bisa naik tingkat hingga peringkat utama untuk tahun berikutnya.

“Mudah – mudahan ini bisa memicu lagi agar tahun berikutnya bisa naik satu atau dua peringkat lagi hingga bisa ke peringkat utama,” pintanya.

Secara terpisah, Sekretaris DP2PA Samarinda Desy Evriyani mengakui pihaknya menargetkan Kota Samarinda mampu naik tingkat ke kategori nindya pada tahun ini. Tetapi memang ada beberapa aspek yang harus diberi perhatian lebih.

“Ada beberapa indikator yang memang harus kita penuhi, diantaranya adalah masjid layak anak dan Asosiasi Pengusaha Sahabat Anak Indonesia (APSAI) yang wajib ya, ini yang perlu menjadi target kita dan beberapa indikator lainnya dari OPD yang memang pencapaiannya belum maksimal,” tandasnya. (DSH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *