SAMARINDA – Kasubsi Pelayanan dan Tahanan Rutan Kelas IIA Samarinda Muchammad Miftahuddin mengaku sedang koordinasi dengan pihak terkait untuk program vaksinasi bagi para napi.
Saat ini, kata Mifta, baru 65 napi manula yang terima program vaksinasi. Masih tersisa ratusan napi yang belum terima vaksin Covid-19.
“Sekarang kita lagi usaha koordinasi vaksin. Sudah vaksin napi manula 65 orang. Masih tersisa 900-an orang lagi,” ungkap dia saat ditemui di rutan, Selasa (17/8/2021).
Mifta berharap semua napi bisa mendapat segera mendapat program vaksinasi.
“Harapan kita para napi segera vaksin,” terangnya.
Hanya saja, menurut informasi yang ia terima stok vaksin di Kaltim sedang kosong. Karena itu, dia meminta agar para napi bersabar.
Hingga saat ini, jumlah napi di Rutan Samarinda berjumlah 1.096 napi setelah sebelumnya 9 napi bebas karena remisi hari kemerdekaan.
Selain program vaksinasi, lanjut Mifta pihaknya juga rutin membagikan vitamin kepada para narapidana.
Pembagian vitamin tersebut dalam rangka menjaga imun para napi agar terbebas dari Covid-19.
“Ini bagian dari layanan antisipasi Covid-19 bagi para napi. Kita sudah lakukan maksimal,” terang dia.
Miftahuddin melanjutkan apabila ada napi yang mengeluh gejala sakit mirip Covid-19 maka pihaknya langsung isolasi.
“Setelah itu kita periksa oleh tim medis dan diberi pengobatan maksimal,” ungkapnya.
Miftahuddin menambahkan saat ini pihaknya sedang koordinasi dengan pihak terkait perihal vaksinasi Covid-19 bagi para napi.
“Sebelumnya sudah ada 65 napi manula sudah vaksin. Sisanya kami koordinasi, agar segera,” beber dia.
