SAMARINDA – Panitia penjaringan pemilihan ketua KONI Kaltim 2022 dimulai. Sejumlah nama calon ketua sudah muncul.
Muslimin, Ketua Steering Committee (SC) mengatakan setelah pembentukan panitia SC dan organizing committee (OC) ini, pihaknya mulai menyusun kerangka kerja.
“Jadi tahapan menuju pencalonan itu sebenarnya sudah dimulai sejak SC serta OC terbentuk,” ungkap Muslimin saat ditemui di kantor KONI Kaltim, Sabtu (22/1/2022).
Sebagai langkah pertama, pihaknya akan menggelar rapat kerja provinsi KONI Kaltim untuk mengevaluasi capaian periode sebelumnya.
Dalam rapat tersebut, kata dia, akan dibahas mengenai laporan kegiatan KONI Kaltim, menetapkan tahapan serta penjaringan calon ketua dan lain-lain.
“Intinya raker mengacu dengan giat KONI pusat,” kata Muslimin.
“Besar harapan Gubernur Isran Noor membuka agenda tersebut,” sambung dia.
Meski tahapan penjaringan belum dimulai, sejumlah nama calon bermunculan. Mereka mendeklarasikan diri secara terbuka untuk bertarung dalam pemilihan ketua KONI Kaltim.
“Beberapa nama sudah muncul seperti Zairin Zain, Rusdiansyah Aras dan lainnya. Siapa pun bisa maju mencalonkan diri,” kata dia.
Asal, syarat yang harus dipenuhi yakni dukungan minimal 30 persen dari pemegang sah suara.
Dia menambahkan, untuk pemegang suara sendiri ada 81 entitas. Terbagi dalam beberapa bagian yakni 65 cabang olahraga (cabor), 10 KONI kabupaten/kota dan 6 badan fungsional. Siapa yang terbanyak meraih suara tentu memegang estafet kepemimpinan selanjutnya.
“Siapa saja bisa maju. Saya juga kalau ada yang dukung pasti maju penjaringan ketua. Jadi mari sukseskan bersama,” jelasnya.
Sebagai informasi, ketua KONI Kaltim sebelumnya dipimpin oleh Zuhdi Yahya. Mantan Komandan Puslatda Kaltim 2008 itu memimpin sejak 2012-2022.
Selama dua periode, KONI provinsi banyak mencetak atlet-atlet muda Benua Etam yang beprestasi. Baik itu di kompetisi lokal, nasioanal hingga internasional. Kini setelah dua dekade tongkat kepemimpinan harus berganti.
Terakhir Kaltim berhasil masuk 10 besar PON Papua dengan perolehan 25 emas, 33 perak dan 42 perunggu. (*)
