Unmul Disarankan Bangun Pusat Kajian IKN

SAMARINDA – Universitas Mulawarman Samarinda disarankan bangun pusat kajian studi ibu kota negara (IKN).

Pusat kajian tersebut untuk meneliti dan mengaji berbagai aspek yang ada di kawasan ibu kota negara.

“Pusat kajian itu bisa sosial, budaya, lingkungan dan berbagai aspek lainnya,” ungkap Dosen Universitas Indonesia (UI) Chundry Sitompul saat menjadi narasumber dalam fokus group discussion (FGD) di lantai II Gedung Dekanat Fisip, Unmul, Jumat (11/2/2022).

Tak hanya pusat kajian, Unmul juga disarankan bikin badan pelatihan sumber daya manusia (SDM) dalam mendukung ketersedian skil masyarakat lokal menghadapi IKN.

“Semua ini dalam rangka mendukung pembangunan IKN,” tutur dia.

Mantan Dubes Australia & Tiongkok periode 2003-2005 dan 2010-2013, Prof Imron Cotan yang juga jadi narasumber FGD tersebut berpendapat pemindahan ibu kota negara ke Kaltim banyak membawa dampak positif bagi masyarakat lokal.

Selain pemerataan pembangunan dan IKN membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal. Misalnya, lonjakan harga tanah, perputaran uang yang besar mendongkrak ekonomi masyarakat.

“Jadi sebenarnya pemindahan ibu kota ini strategis. Kita harus edukasi publik supaya tidak terpengaruh berita hoaks,” ungkap dia.

Dengan adanya IKN di Kaltim, pembangunan manusia dan akses antar wilayah semakin mudah. Banyak investasi akan masuk ke Kaltim. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *