Kelangkaan Minyak Goreng, Pemkot Samarinda Salurkan 222.222 Minyak Goreng Curah

SAMARINDA – Warga menyerbu minyak goreng yang didistribusikan Pemkot Samarinda dengan Harga Eceran Tertingginya (HET) tiga tempat di Samarinda, Kaltim, Sabtu (12/3/2022).

Yakni Kelurahan Sidodadi, Kelurahan Karang Asam dan Kelurahan Jawa. Tampak antrean panjang memadati tiga lokasi itu.

Diketahui pemerintah telah menetapkan HET minyak goreng dengan rincian Rp 13.500 per liter untuk minyak goreng kemasan sederhana, Rp 14.000 per liter untuk minyak goreng kemasan premium, dan Rp 11.500 per liter untuk minyak goreng curah.

“Mulai hari ini kami distribusi tiga kelurahan sebanyak 5.000 liter. Sore nanti datang lagi 11.600 liter. Total yang akan kami salurkan sebanyak 222.222 liter dalam beberapa hari ke depan,” ungkap Kepala Dinas Perdagangan Kota Samarinda, Marnabas saat ditemui di lokasi pembagian kantor Kelurahan Sidodadi, Sabtu.

Marnabas mengatakan minyak curah yang dibagikan sesuai HET yakni Rp 11,500 per liter. Masing-masing kepala keluarga (KK) mendapat jatah dua liter yakni Rp 23.000.

Pantauan lapangan di kantor kelurahan Sidodadi, warga yang datang mengantre membawa jerigen dan botol minuman air mineral. Satu per satu warga mengantre mengisi minyak curah itu dari petugas. Mobil tangki minyak diparkir persis depan kantor kelurahan.

Warga bernama Solika (28) mengaku harga jual minyak di pasaran kini melonjak hingga Rp 25.000 per liter.

“Minyaknya ada tapi mahal,” kata dia.

Warga lain Rohati (47) justru mengaku kesulitan mencari minyak goreng di pasaran. Karena itu, dia datang mengantre distribusi minyak dari pemkot.

“Saya sejak semingguan ini kehabisan stok. Jadi irit pakai minyak. Susah cari minyak goreng,” kata dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *