SAMARINDA – Jika kita melihat di mancanegara, di tiap pinggir jalan selalu ditemukan adanya hidran pemadam kebakaran. Hidran pemadam kebakaran ialah titik sambungan untuk petugas pemadam kebakaran dapat memanfaatkan persediaan air yang ada untuk memadamkan kebakaran.
Sebenarnya, di Samarinda sudah memiliki hidran kebakaran ini. Contohnya saja di Samarinda Seberang yang berjumlah 10 buah. Tetapi sayangnya, sebagian besar berkondisikan rusak atau tak berfungsi.
Melihat situasi tersebut, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Samarinda Hendra mengakui bahwa pihaknya memiliki rencana untuk mengaktifkannya kembali.
“Saya bekerjasama dengan Perumdam Tirta Kencana untuk mengaktifkan hidran-hidran yang rusak dan tidak berfungsi,”terangnya ditemui di Kantor Damkar Samarinda pada Senin, (14/3/2022).
Hendra menyatakan, jika hidran ini berfungsi kembali maka para tim pemadam kebakaran semakin terbantu dalam pemadaman api ketika di lokasi-lokasi yang berjauhan akan sumber air atau di daerah yang rawan akan kebakaran. Apalagi, seperti yang diketahui, banyak sekali lokasi kebakaran terletak di gang-gang kecil yang tidak memungkinkan truk pemadam mampu masuk.
“Jadi satria-satria kebakaran tidak akan macet untuk memadamkan api di daerah yang rawan tadi,” tegas Hendra.
Selain mengaktifkan kembali hidran pemadam yang telah ada, Damkar juga akan mencoba menambah jumlah hidran tersebut. Penambahan ini berkisar 10 hidran. Namun, memang masih terhalang akan terbatasnya finansial.
“Jadi kita sudah inventarisir hidran yang akan kita perbaiki dan sudah mulai diperbaiki untuk diaktifkan kembali,”pungkasnya. (DSY)
