KUKAR – Masyarakat kembali digegerkan dengan adanya penuan penyakit hepatitis akut misterius yang menewaskan anak-anak do beberapa negara.
Bahkan pada 27 April 2022 lalu, setelah WHO menyampaikan adanya penyakit tersebut, di Indonesia sudah terdapat 3 anak yang terserang hepatitis akut misterius itu.
Malah, baru-baru ini Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin melaporkan sudah ada 15 kasus hingga saat ini.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kesehatan Kukar, Martina Yulianti mengatalan, terkait hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya pada anak, belum ditemukan kasusnya di Kukar.
Namun kata dia, Dinas Kesehatan Kukar telah meningkatkan kewaspadaan dengan menggiatkan upaya surveillance atau pencarian kasus.
“Dan kami juga berkoordinasi dengan seluruh fasilitas kesehatan yang ada di Kutai Kartanegara,” ujarnya. Selasa (10/5/2022).
Dirinya mengimbau, masyarakat untuk tetap menjaga perilaku hidup bersih dan sehat, selalu mencuci tangan dengan sabun setiap akan menjamah makanan, atau pun setelah memegang sesuatu yang kotor.
“Termasuk tidak membuang popok atau pampers anak sembarangan karena sebagaimana umumnya hepatitis akut dengan cepat menimbulkan gagal hati, penularannya bisa terjadi secara fecal-oral,” pungkasnya.(adv/kmnfo)
