SAMARINDA – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim Agustianur membantah adanya beberapa fasilitas sarana dan prasarana (Sarpas) olahraga di Gelanggang Kadrie Oening “mubajir”.
Dia justru memastikan bahwa seluruh fasilitas yang ada semua masih berfungsi.
“Mubajir sih tidak, ini semua berfungsi,” tegasnya, saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.
Dijelaskannya, usia Gelanggang Kadrie Oening sudah lama, yakni sudah 27 tahun, sehingga dirinya menilai wajar jika ada kerusakan di beberapa tempat.
“Ini stadion yang usianya sudah sangat lama, sudah hampir 27 tahun, wajar kalau ada kerusakan di sana sini. Jangankan kita, tetangga yang stadion pon di Jabar juga banyak masalah,” katanya.
Agustianur menyebut, saat ini pemerintah masih fokus untuk penanganan masalah kesehatan, pendidikan, serta memulihkan ekonomi masyarakat yang sempat turun karena dihantam pandemi COVID-19.
“Ini kan banyak masalah dan ini butuh banyak anggaran (perbaikan dan perawatan Gelanggang Kadrie Oening), tapi sekarang kita fokus kesehatan, pendidikan dan segala macam. Yang penting secara fungsional masih bisa berfungsi. Bisa dilihat di sini, sore penuh orang olahraga, bisa digunakan sosial dan segala macam. Jadi kalau tidak berfungsi, itu wajar saja,” tandasnya. (Nys/ADV Diskominfo Kaltim)
