SAMARINDA – Kondisi perkembangan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Kaltim menunjukkan adanya peningkatan sejak tiga hari terakhir.
Berdasarkan data infografis COVID-19 Kaltim per tanggal 15 Juli 2022 yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kaltim mencatat, terdapat tambahan 19 kasus terkonfirmasi positif baru pada hari ini, 10 kasus dirawat dan 9 kasus sembuh.
Penambahan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 terbanyak datang dari Kabupaten Bontang, yakni sebanyak 9 kasus. Lalu Kota Balikpapan sebanyak 8 kasus dan disusul Kota Samarinda sebanyak 2 kasus.
Kota Balikpapan masih menjadi satu-satunya daerah di Kaltim yang berada di zona merah, 8 kabupaten/kota lainnya berstatus kuning dan hanya menyisakan Kabupaten Mahakam Ulu yang berada di zona hijau.
Gubernur Kaltim Isran Noor yang juga merupakan Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Kaltim terus meminta masyarakat Kaltim untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan.
Saat ini, kata dia, daerah-daerah di Pulau Jawa mengalami peningkatan kasus yang sangat signifikan dan prediksi pemerintah pusat bahwa, puncak kasus COVID-19 di Pulau Jawa akan terjadi pada bulan Juli 2022 ini. Sehingga Gubernur mengajak masyarakat Kaltim untuk selalu waspada.
Dalam setiap berbagai kegiatan yang diselenggarakan di Kaltim, mantan Bupati Kutim ini mengatakan bahwa COVID-19 masih ada. Meski mengimbau agar masyarakat jangan merasa khawatir berlebihan, tapi kata dia, dengan kondisi penularan virus yang terjadi di Pulau Jawa harusnya bisa menjadi pelajaran bagi masyarakat Kaltim.
“Waktu lebaran lalu, saya sudah sampaikan pada saat pelaksanaan salat Iduladha di Masjid Darussalam. Dan pada saat momen yang sama, presiden juga menyampaikan hal yang sama (waspada terjadinya penularan virus COVID-19). Tapi saya menyampaikan di Kaltim, karena ternyata yang lain belum menyampaikan secara resmi,” katanya. (Nys/ADV Diskominfo Kaltim)
