KUKAR – Wakil Bupati (Wabup) Kutai Kartanegara (Kukar), Rendi Solihin mengecek beberapa titik jalan peningkatan kapasitas struktur poros Kahala, rekontruksi jalan Kembang Janggut, rehabilitasi jalan Desa Hambau menuju Kembang Janggut, Rabu (13/7/2022).
Wabup didampingi Sekretaris Dinas PU Rudi Suryadinata, Kepala Dishub Kukar Ahmad Junaidi, Pembantu Inspektur wilayah I Wahidin, Kasi Jalan Bina marga Bambang Isdianto, Camat Kenohan Kaspul, Camat Kembang Janggut Tego Yuwono dan perwakilan Dinas Pariwisata Heri Rusnadi.
Wabup menegaskan, sebagai jalan akses menuju ke kecamatan lainnya, jalan poros kecamatan sangatlah penting. Guna proyek jalan tersebut bisa selesai tepat waktu sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Wabup menyebutkan, dari peninjauan lapangan yang dilakukannya, jalan poros kahala sudah mulai dikerjakan dengan nilai proyek Rp 32 M.
“Dari anggaran 32 M ini baru dilaksanakan 5,6 KM tambah 250 M spot – spot yang koneksinya cukup parah. Ini pekerjaan yang cukup banyak, dimana untuk poros Kahala ini masih ada 13 KM yang harus tembus, ini harus cepat dikerjakan jangan sampai ini mangkrak dan tidak selesai sampai akhir tahun dan akan menjadi beban daerah Kabupaten Kukar otomatis menjadi hutang di tahun depan,” tegasnya dalam rilis Prokom Setkab Kukar.
Rendi menyebutkan kalau jalan poros Kahala menuju Jembatan Keliran yang dikerjakan tahun 2022 dengan nilai kontrak 11 M dengan beberapa kendala agar bisa diselesaikan secepatnya oleh dinas terkait bersama camat di lapangan.
Khususnya pengalihan jalan untuk truck bermuatan barang dan diupayakan pengendara roda 2 dan 4 melintasi jalur sementara yaitu jalur darurat nanti.
“Ini diharapkan bisa selesai tepat waktu paling tidak awal November lah. Jangan sampai ada permintaan penambahan waktu, kalau sampai proyek – proyek menjadi hutang kita tidak bisa melangkah ke pekerjaan selanjutnya hanya berputar dipekerjaan itu – itu saja, itulah alasannya kenapa ini saya tekankan agar cepat selesai,” harapnya.
Dia ingin semua proyek yang sedang berjalan sekarang bisa dikawal dan diawasi oleh Dinas PU dan Inspektorat.
“Proyek ini harus dikawal agar benar – benar dikerjakan dengan baik sesuai spesifikasi dari segi mutu kualitas semua harus sesuai standar dan pekerjaannya bisa on time,” pintanya.
Selanjutnya, kata Rendi, di Kembang Janggut sering terjadi kebakaran, Camat Kembang Janggut mengajukan agar bisa dibuatkan posko kebakaran beserta unit pemadam kebakarannya. Pemkab Kukar melalui dinas terkait akan mengerjakan proyek tesebut dan masuk dalam proyek prioritas dalam anggaran perubahan Tahun 2022.
“Mari kita kawal bersama pengerjaannya memenuhi standar dan harus optimis tepat waktu,” pungkasnya.(Adv/Prokom)
