Isran Noor : Kaltim Adalah Provinsi Taat

SAMARINDA – Gubernur Kaltim Isran Noor mengatakan, Kalimantan Timur adalah provinsi yang paling taat di Indonesia.

Itu dibuktikan dengan taatnya Kaltim untuk melaksanakan perintah yang telah diamanatkan oleh pusat.

“Kaltim adalah provinsi yang paling taat menurut saya di RI,” ujarnya saat menyampaikan sambutan di acara Penandatanganan Nota Kesepahaman Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), di ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (26/7/2022).

Salah satu bukti ketaat tersebut adalah, Kaltim berkontribusi besar dengan melepaskan sekitar 1 juta hektar lahan untuk digunakan menjadi lokasi Ibukota Nusantara.

“Kontribusi dan bukti kesetiaan kita, ada 700 sampai 1 juta hektar lahan dilepas rakyat Kaltim untuk IKN dan itu dalam satu kawasan keraton diserahkan pada negara. Jadi, kesetiaan Kaltim tidak diragukan lagi,” katanya.

Kaltim, lanjut dia, memiliki sumber daya alam (SDA) yang sangat luar biasa, bahkan mampu mendatangkan devisa bagi negara.

“Kaltim sebagai penghasil minyak terbesar dan gas terbesar mulai dulu sampai sekarang. Karena selalu dilakukan ekplorasi di laut dan tugas kita capai 43 persen dari seluruh produksi nasional,” terangnya.

“Tahun 1971, Kaltim adalah penghasil kayu yang mendatangkan devisa terbesar. Tahun 1996 sampai sekarang, Kaltim menjadi penghasil batu bara terbesar sampai sekarang, dengan harga terbaik,” sambungnya.

Dikatakan Gubernur Isran Noor, dari hasil kekayaan alam yang dimiliki Kaltim inilah, setiap tahunnya ada sekitar Rp 7 hingga 10 triliun uang Kaltim lari ke pusat.

“Rp 7 sampai 10 triliun per tahun kontribusi kita ke pusat dan kita yang tertinggi di Indonesia. Tapi yang kembali ke daerah hanya Rp 30 triliun untuk semua sektor di kabupaten/kota maupun instansi vertikal,” katanya.

Kendati begitu, mantan Bupati Berau ini memastikan bahwa Kaltim akan tetap taat dan patuh pada NKRI.

“Dengan kekayaan yang kita miliki ini, Kaltim tidak ingin merdeka,” tandasnya. (Nys/ADV Diskominfo Kaltim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *