SAMARINDA – Kepala Rutan Kelas II A Samarinda Alanta Imanuel Ketaren memimpin langsung upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI ke – 77 di kompleks Rutan Klas IIA Samarinda, Rabu (17/8/2022).
Alanta menggunakan baju rompi adat suku Dayak warna merah bermotif khas Dayak dilengkapi ikat kepala dihiasi bulu Enggang. Ia menggunakan celana pendek dibalut kain ukuran panjang hingga bagian lutut.
Alanta mengatakan pakaian adat yang ia gunakan tersebut merupakan hasil karya para napi di Rutan Klas IIA Samarinda.
“Kami ada 10 orang (pegawai) pakai pakaian adat Dayak hasil bikinan para napi,” ungkap Alanta saat ditemui usai acara, Rabu.
Pakaian adat yang mereka gunakan, kata Alanta, selain menghargai identitas budaya lokal dengan balutan khas motif Dayak. Mereka juga mendukung dan terus memotivasi para napi agar terus berkarya.
Tak hanya itu, di momentum Hari Kemerdekaan RI, Alanta juga memberikan penghargaan Setya Lencana dan remisi bagi puluhan napi.
Setya Lencana diberikan kepada sejumlah pegawai Rutan Klas IIA yang telah mengabdikan dirinya lebih dari 10 tahun ke atas.
Sementara, remisi diberikan kepada 726 napi yang dianggap patut menerima karena kelakuan baik selama menjalani masa tahanan.
Dari jumlah tersebut, 20 napi di antaranya langsung bebas. Namun, 5 napi di antaranya harus menjalani hukuman subsider dan hanya 15 napi dipulangkan ke rumah masing-masing. (*)
