Banyak Pembangunan Karena Ego Sektoral Disayangkan Anggota DPRD Kaltim

SAMARINDA – Anggota DPRD Kaltim dari fraksi PDIP Veridiana Huraq Wang menyayangkan banyak program pembangunan di Kaltim muncul karena adanya ego sektoral.

Anggota DPRD yang juga duduk sebagai Ketua Komisi III ini menyebut, beberapa pembangunan yang dilakukan atas dasar ego sektoral tersebut adalah pembangunan RSUD AW Sjahranie Samarinda, RSUD Korpri Kaltim yang mana pada saat perencanaan awal tidak melibatkan lintas OPD terkait.

“Akibatnya hingga saat ini bermasalah dalam proses pembangunannya,” katanya baru-baru ini.

Veridiana menduga, ada penempatan mata anggaran yang tidak proporsional dan estimasi daya serap maksimal satu tahun anggaran.

“Seperti pada pembangunan gedung Inspektorat,” sebutnya.

Selama ini, lanjutnya, Kaltim gencar melakukan pembangunan gedung-gedung besar, tapi pada akhirnya terbengkalai.

“Pembangunan gedung digencarkan pemerintah, sedangkan gedung-gedung eks PON 2007, termasuk Hotel Atlet Kadrie Oening Sempaja, GOR Palaran, Dome Sempaja tidak dimanfaatkan secara maksimal. Jangan sampai pemerintah terkesan pada orientasi proyek -proyek saja,” tegasnya.

Veridiana mengingat, dalam proses pembangunan IKN, agar pemerintah provinsi dapat mempersiapkan warganya untuk dapat menjadi sumber daya manusia (SDM) yang berdaya saing.

“Lebih banyak membuat program yang pro rakyat, terlebih untuk peningkatan SDM guna mengisi pembangunan IKN. Jika suatu saat rakyat Kaltim hanya menjadi penonton, maka ini menjadi kesalahan pemerintah provinsi Kaltim,” tandasnya. (Nys/Adv/DPRDKaltim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *