SAMARINDA – Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Ya’qub mengatakan, pemerintah saat ini lebih memprioritaskan pembangunan gedung untuk perkantoran. Namun enggan “membuka mata” terhadap kondisi bangunan gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPK) Kaltim.
Dikatakannya, gedung perpustakaan yang berada di Jalan Ir Juanda Samarinda ini tidak lagi strategis untuk dikunjungi masyarakat. Apalagi ketika musim penghujan, akses menuju gedung perpustakaan daerah tergenang banjir. Bahkan kata dia, bangunan gedung perpustakaan yang berada di lantai 1 ikut tergenang banjir.
“Ini kelalaian provinsi, karena sudah lama kita teriak soal bangunan gedung perpustakaan. Karena memang sudah tidak layak, siapa yang mau datang ke situ dalam kondisi banjir, ” katanya.
“Saya heran juga, karena pemerintah justru memprioritaskan pembangunan gedung perkantoran, sedangkan perpustakaan untuk kepentingan publik tidak jadi prioritas. Padahal perpustakaan ini simbol kecerdasan masyarakat, ” sambungnya.
Rusman Ya’qub menilai, Pemprov Kaltim tidak care terhadap dunia pendidikan dan peningkatan literasi di Kaltim.
“Terbukti apa yang kami usulkan mengenai pemindahan gedung perpustakaan sejak dulu tidak direspon. Menurut saya, Pemprov tidak care,” katanya.
Rusman Ya’qub menambahkan, Komisi IV DPRD Kaltim sudah sejak lama mengusulkan pemindahan gedung perpustakaan daerah ataupun pembangunan gedungnya. Tetapi pembangunan gedung yang dilakukan pemerintah bukan untuk perpustakaan daerah, tapi gedung OPD lain yang sebenarnya masih dapat difungsikan dengan baik.
“Mohon maaf, bukan membandingkan. Jauh lebih penting kalau gedung perpustakaan itu dibenahi ketimbang kantor BPKAD, karena dia melayani publik. Kami sudah mengusulkan sejak era pak Rusmadi jadi Sekda, lalu pak Sa’bani sampai ini, tapi diabaikan, ” pungkasnya. (Nys/Adv/DPRDKaltim)
