SAMARINDA – DKI Jakarta dan Kalimantan Timur (Kaltim) ditunjuk oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) jadi tuan rumah pelaksanaan kegiatan Internasional Organization Islamic Cooperation Culture Activity (OIC-CA) 2023.
Acara ini dijadwalkan berlangsung pada 7-14 Juli 2023 akan diikuti oleh 56 delegasi negara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), termasuk Indonesia.
Lalu bagaimana persiapan Kaltim?
Sekretaris Daerah Kaltim Sri Wahyuni mengatakan untuk persiapan sudah hampir 90 persen.
“Dari sisi rancangan persiapan sudah hampir 90 persen dan 10 persen memastikan dan memadukan kegitan,” ungkap Sri usai memimpin rapat persiapan OIC-CA 2023 di kantor Gubernur Kaltim Jalan Gajah Mada, Kota Samarinda, Jumat (16/6/2023).
“Memang masih ada tambahan yang perlu dibicarakan, itu merupakan dinamika dalam penguatan, agar lebih mudah dalam pengimplementasiannya,” sambung dia.
Sri memastikan persiapan makin matang sekitar tiga pekan ke depan. Persiapan harus semakin dimatangkan khususnya bagi panitia dan pihak-pihak yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan di lapangan.
“Mudah-mudahan rapat berikutnya akan lebih produktif, agar pembahasan kedepan lebih maju lagi dan beberapa kendala bisa terselesaikan,” tutup Sri.
Rapat persiapan turut dihadiri pihak-pihak yang terlibat dalam persiapan yakni Rektor Unmul diwakili Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan Afra Tustini Ekawati, Rektor Uniba Dr Isradi Zainal dan Rektor UINSI Dr Mukhammad Ilyasin.
Selanjutnya, Rektor UMKT diwakili Wakil Rektor II Suwoko, Pemimpin Umum Hidayatullah KH Abdurrahman Muhammad, serta diikuti daring oleh perwakilan Kementerian Luar Negeri, Pemkot Samarinda, Pemkot Balikpapan dan Pemkab Kutai Kartanegara.
Sri memastikan koordinasi terus dilakukan mulai dari persiapan Venue acara, dan pembahasan dengan pimpinan lembaga terkait untuk memastikan acara berjalan lancar dan damai. (Adv/diskominfo kaltim/dtn)
