SAMARINDA – Politik Uang atau money politic masih menjadi isu hangat yang diperbincangkan menjelang pelaksanaan Pemilu 2024, di Februari nanti. Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Laila Fatihah mengakui bahwa money politic asih sangat mungkin dijadikan strategi bagi pihak yang ingin memenangkan kontestasi Pesta Demorkasi lima tahunan itu.
Karenanya, Laila mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan hak pilih mereka. Karena dengan hak pilih tersebut, maka masyarakat akan bisa menentukan arah pembangunan mereka.
“Jangan mudah tergiur. Masyarakat harus bijak, dan cerdas. Pilih kandidat yang bisa, mau dan akan membangun daerahnya,” tegasnya.
Ia mengajak masyarakat untuk bisa memikirkan dengan serius dampak yang akan terjadi. Karena satu suara yang mereka miliki, dan mereka pakai, akan digunakan untuk keperluan jangka panjang, lima tahun ke depan.
“Masa mau dapat keuntungan satu hari, tapi mengorbankan masa depan selama lima tahun ke depan,” sambungnya.
Laila berharap, siapapun politisi yang akan menjadi Anggota DPRD baik di tingkat kabupaten/kota, provinsi bahkan DPR RI bisa memberikan pengabdian yang optimal untuk masyarakat. Ia juga berharap, agar para anggota dewan bisa mengemban amanah yang dititipkan masyarakat ke mereka. (ADV/DPRD Kota Samarinda)
