Anggota DPRD Kaltim, Salehuddin. [ist]
SAMARINDA – Dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir, intensitas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah daerah di Kaltim dilaporkan meningkat.
Karena itu Anggota DPRD Kaltim, Salehuddin meminta seluruh pihak agar bisa lebih waspada terhadap kondisi di lingkungannya masing-masing.
Selain meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaannya, Salehuddin juga menyampaikan apresiasinya terhadap tim pemadam karhutla yang sudah bekerja selama ini.
“Respons cepat yang diberikan itu sangat bagus. Akibatnya bencana karhutla bisa lekas ditangani,” terang Salehuddin, Sabtu (28/10/2023).
Salehuddin juga mengucapkan terima kasih atas kerja keras yang dilakukan seluruh pihak, mulai dari petugas pemadam di kabupaten/kota dan relawan-relawan dari kelompok masyarakat yang sukarela memadamkan api di lokasi-lokasi yang terjadi Karhutla.
“Karena kalau mereka lambat, dampak kebakaran pasti meluar. Lebih banyak kerugian yang dialami akibat bencana tersebut,” sambungnya.
Untuk informasi, data Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan mencatat adanya penurunan jumlah titik panas di Kaltim. Dari yang semula 173 titik menjadi 102 titik.
Titik panas merupakan indikator kebakaran hutan atau lahan (karhutla) yang terdeteksi dari suatu lokasi yakni dengan suhu relatif tinggi dibandingkan dengan suhu di sekitarnya. (dtn/ADV DPRD Kaltim)
