Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Salehuddin. [ist]
SAMARINDA – Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Salehuddin membeberkan akan terdapat lima Unit Sekolah Baru (USB) yang tersebar di beberapa daerah di Kaltim.
Angka tersebut memang terbilang sedikit dibanding kebutuhan sekolah di Kaltim. Namun Salehuddin membeberkan sejumlah alasan mengapa proses mendirikan sekolah baru sangat lah sulit.
Salah satu penyebabnya menurut Salehudin adalah urusan pembangunan sekolah di Kaltim kerap kali terkendala ketersediaan lahan. Karena itu, untuk mendirikan USB tidak bisa semata-mata merencanakan dan mengeksekusi pembangunan fisik bangunannya.
“Pembangunan sekolah itu tidak bisa asal jadi. Perlu diusulkan, rekomendasi, dan yang penting soal ketersediaan lahan, ada atau tidak,” jelas dia, Senin (30/10/2023).
Selanjutnya, Salehuddin membeberkan kelima USB yang akan dibangun di Kaltim. Dijelaskannya ada untuk wilayah Samarinda dan Paser, masing-masing akan dibangun 2 USB. Sementara sisanya, sebanyak satu USB akan dibangun di Balikpapan.
“Itu SMA dan SMK,” singkatnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim, Muhammad Kurniawan mengakui bahwa ketersediaan lahan memang menjadi kendala bagi pembangunan satuan pendidikan. Namun ia menyebut pihaknya akan bekerja sama dengan pemerintah daerah terkait untuk menuntaskan hal tersebut. (ama/ADV DPRD Kaltim)
