DPRD Kaltim Apresiasi Pemkab Kukar Lestarikan Budaya Lokal

Wakil Ketua DPRD Kaltim, Muhammad Samsun. (ist)

SAMARINDA – Pemkab Kutai Kartanegara menggelar Erau Adat Pelas Benua belum lama ini. Kegiatan tahunan ini dilakukan sebagai wujud komitmen dalam menjaga tradisi budaya dan adat yang ada di Tanah Kutai. Meskipun sudah berlalu, Wakil Ketua DPRD Kaltim, Muhammad Samsun menyampaikan apresiasinya kepada Pemkab Kukar.

Samsun menegaskan, Erau Adat Pelas Benua merupakan bagian dari budaya lokal dan kearifan budaya Kaltim. Sehingga tak salah jika pihak-pihak terkait terus melakukan berbagai upaya untuk melestarikannya, melalui sejumlah kegiatan.

“Salah satunya Erau ini, agenda tahunan ini bisa menjaga tradisi budaya Kutai di Kaltim,” kata Samsun, Rabu (1/11/2023).

Dilanjutkannya, jika budaya-budaya di Kaltim tidak dilestarikan, maka anak cucu dan generasi muda di Kaltim ke depannya akan sulit untuk mengenal jejak budaya Kaltim. Khususnya jejak budaya Kutai yang berasal dari kerjaan pertama di Kalimantan ini.

Terpisah, dalam agenda Penyulutan Api ke Tujuh Brong yang dilakukan sebagai tanda dibukanya Erau Adat Pelas Benua, Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah mengatakan bahwa pihaknya bersama dengan Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura beserta kerabat akan terus berkomitmen dalam menjaga tradisi budaya adat yang ada di tanah Kutai Kartanegara.

Bupati yang juga digelari Pangeran Adi Prawiro ini turut menjelaskan untuk dapat menjaga dan melestarikan tradisi dan budaya leluhur ini harus melibatkan seluruh pihak tanpa terkcuali. Seperti halnya dengan pelaksanaan Erau yang selalu berkolaborasi baik itu dari pemerintah daerah bersama kesultanan dan paguyuban hingga komunitas kreatif yang ada di Kukar. (ADV DPRD Kaltim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *