SAMARINDA – Antrean panjang di fasilitas-fasilitas kesehatan (faskes) nampak menjadi pemandangan yang wajar, bahkan hampir di setiap hari. Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti pun memberikan pandangannya. Menurutnya, masyarakat Samarinda harus benar-benar membudayakan budaya hidup bersih dan sehat. Dengan begitu, potensi terjangkit penyakit bisa ditekan.
Ia mengakui bahwa, masih banyak masyarakat yang belum sadar untuk menjaga kesehatan pribadinya. Ini terlihat dari masih banyaknya masyarakat yang merokok, mengkonsumsi makanan-makanan manis, dan hidup dengan fasilitas sanitasi yang tidak memadai.
“Alhasil, kitab isa lihat di faskes yang ada, antrean panjang. Kondisi tersebut diperburuk dengan penyakit yang diderita masyarakat, yang berasal dari kebiasaan hidup yang kurang baik,” bebernya.
Puji meyakini, jika masyarakat bisa menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) maka jenis penyakit yang disebabkan karena kebiasaan hidup bisa dikurangi. Dengan begitu antrean di faskes pun dapat berkurang, dan layanan kesehatan bisa fokus untuk masyarakat yang memang menderita penyakit-penyakit berat.
Ia menambahkan, selama ini pemerintah terus memaksimalkan perannya dalam memberikan jaminan kesehatan untuk warganya. Seperti yang dilakukan Pemkot Samarinda melalui program-program berkaitan dengan pembiayaan BPJS bagi masyatakat kurang mampu. (ADV/DPRD Kota Samarinda)
