57 Napi Lapas Tenggarong Ikuti Ujian Tahfidz Al-Quran

KUKAR – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Tenggarong dilaksanakan ujian terbuka tahfidzul qur’an yang diikuti oleh sebanyak 57 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Kegiatan ini adalah yang ketiga kalinya dilaksanakan oleh pesantren taubatan nasuha sejak diresmikan pada tahun 2021 dengan kategori juz 1 sampai dengan juz 3 dan juz 28 sampai dengan juz 30.

Agus Dwirijanto, Kepala Lapas Kelas II A Tenggarong dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak baik itu para petugas maupun kepada para asatidz.

“Kegiatan ini sebagai bukti bahwa setiap orang khususnya WBP bisa berubah menjadi baik dan bahkan lebih baik lagi,” ungkapnya.

Agus Dwirijanto juga menambah tidak semua Lapas bisa memiliki program pesantren, seperti Lapas Tenggarong ini.

“Jadi ini adalah sebuah kebanggaan yang harus dipertahankan dan dijaga eksistensinya,” imbuhnya.

Dalam pelaksanaan ujian ini melibatkan 3 orang penguji yang secara acak akan membaca surah yang selanjutnya akan dilanjutkan oleh WBP yang akan di uji hafalannya.

Kegiatan yang dimulai jam 09.00 sampai dengan 11.30 wita ini akan dilaksanakan selama 2 hari yakni tanggal 11 Desember sampai dengan 12 Desember 2023.

Ahmad Harnadi Kepala Seksi Binadik menjelaskan bahwa nanti setelah ujian selesai akan dilakukan wisuda santri.

“Nantinya santri yang dinyatakan lulus akan dikembalikan ke blok-blok kamar hunian untuk ditugaskan sebagai guru ngaji,” tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *