SAMARINDA – Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim) memunculkan dampak signifikan bagi kabupaten/kota yang ada di Kaltim.
Sekretaris Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, Deni Hakim Anwar, menyoroti tantangan yang dihadapi oleh kota Samarinda sebagai daerah penyangga IKN, yang berbatasan langsung dengan kawasan tersebut.
Menurut Deni, penyeimbangan dari segi infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan diperlukan agar masyarakat di daerah penyangga juga dapat merasakan manfaat dari pembangunan IKN.
“Dengan pembangunan IKN yang sudah berjalan, daerah penyangga seperti Samarinda perlu meningkatkan pembangunannya untuk menjawab tantangan ini,” ujar Deni, Rabu (31/1/2024).
Ia menekankan perlunya perhatian khusus dari pemerintah pusat, termasuk tambahan anggaran, untuk mendukung kesiapan kota Samarinda dalam menghadapi perubahan ini.
“Proses pemindahan IKN akan berimbas pada semua daerah, terutama daerah penyangga. Oleh karena itu, kita berharap pembangunan kawasan IKN dapat memperhatikan semua daerah penyangga, sehingga pembangunannya dapat merata,” tambahnya.
Ia menekankan perlunya inovasi berkelanjutan dari pemerintah kota untuk menjadikan Samarinda sebagai kota maju yang dapat berperan secara optimal sebagai daerah penyangga IKN.
“Dengan perhatian dan dukungan yang memadai, diharapkan pembangunan di daerah penyangga dapat memberikan kontribusi positif dan merata bagi masyarakat setempat,” pungkasnya. (ADV/DPRD Kota Samarinda)
