Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Dorong DP2PA Lakukan Program Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Kekerasan

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti.

Samarinda – Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, Sri Puji Astuti memberikan dorongan kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2PA) untuk melaksanakan program sosialisasi dan edukasi sebagai langkah pencegahan terjadinya kasus kekerasan tehadap anak dan perempuan di masa yang akan datang.

Puji menyampaikan pentingnya upaya preventif dalam menanggulangi kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Ia menekankan bahwa program sosialisasi dan edukasi yang dilakukan oleh DP2PA memiliki peran yang krusial dalam membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menghindari dan melawan segala bentuk kekerasan.

“Sebagian besar kasus sudah tertangani. Sekarang tinggal bagaimana program yang telah dilakukan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2PA) terkait dengan sosialisasi dan edukasi ke masyarakat bisa terimplementasi dengan baik,” ujarnya, Selasa (9/4/20024).

Puji juga menyoroti urgensi pencegahan sebagai langkah efektif untuk menekan angka kasus kekerasan di Samarinda. Ia menegaskan bahwa upaya ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tugas bersama seluruh lapisan masyarakat.

Lebih lanjut, Puji mengajak masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam program-program sosialisasi dan edukasi yang diselenggarakan oleh DP2PA.

Dengan pengetahuan dan pemahaman yang baik mengenai hak-hak perempuan dan anak serta cara-cara melindungi diri dari kekerasan, diharapkan masyarakat akan lebih waspada dan mampu memberikan respons yang tepat dalam situasi yang mengancam keselamatan mereka.

“Masyarakat juga harus paham, apa saja bentuk-bentuk kekerasan agar lebih waspada,” bebernya.

Ia berharap langkah-langkah tersebut dapat memberikan dampak positif yang signifikan dalam menjaga kesejahteraan dan keamanan masyarakat Samarinda, serta mengurangi kasus kekerasan yang meresahkan. [zak/ADV DPRD SMD]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *