Anhar Soroti Ketergantungan UMKM pada Bahan Baku Luar Daerah

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Anhar.

Samarinda – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Anhar, menyoroti ketergantungan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terhadap bahan baku dari luar daerah, terutama Jawa Barat, yang mencapai hampir 90 persen.

Anhar menekankan pentingnya untuk mengurangi ketergantungan UMKM pada pasokan bahan baku dari luar daerah. Hal ini menjadi perhatian serius mengingat dampaknya terhadap ekonomi lokal dan stabilitas pasokan dalam industri UMKM.

“Dalam pengembangan UMKM di Samarinda, kita perlu mengurangi ketergantungan terhadap bahan baku yang didatangkan dari luar daerah, terutama dari Jawa Barat. Saat ini, ketergantungan tersebut mencapai hampir 90 persen,” ungkap Anhar, Sabtu (20/4/2024)

Anhar menambahkan bahwa ketergantungan semacam ini dapat menimbulkan risiko terhadap kelancaran produksi dan kestabilan harga bahan baku.

Oleh karena itu, diversifikasi sumber pasokan bahan baku menjadi hal yang sangat penting untuk meningkatkan ketahanan UMKM dalam menghadapi berbagai tantangan eksternal.

Pria yang merupakan Politisi PDIP ini menyoroti perlunya langkah-langkah strategis untuk mengembangkan pasokan bahan baku lokal atau alternatif lainnya agar UMKM dapat lebih mandiri dan berkembang secara berkelanjutan dalam ekosistem ekonomi Samarinda.

“Harus lebih bisa memberdayakan apa yang kita punya,” pungkasnya. [aci/ADV DPRD SMD]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *