Wakil Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Samri Shaputra.
Samarinda – Stadion Utama Palaran merupakan salah satu ikon yang megah di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), kini menjadi fokus utama dalam proses revitalisasi dengan pendekatan konsep Sport Tourism yang inovatif.
Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Samri Shaputra, dengan tegas menyatakan dukungannya untuk menghidupkan kembali dan melakukan perbaikan pada kawasan kompleks Stadion Utama Palaran.
Dalam rencana revitalisasi ini, konsep Sport Tourism menjadi fokus utama, menggabungkan aspek edukasi, olahraga, dan pariwisata untuk menarik minat masyarakat serta meningkatkan kunjungan wisatawan.
“Lebih baik mendukung revitalisasi daripada membiarkan terbengkalainya dengan pemborosan anggaran yang telah terjadi sebelumnya,” ungkap Samri pada Senin (22/4/2024).
Selama ini, kompleks Stadion Utama Palaran dianggap memiliki kesan yang kurang menguntungkan oleh sebagian masyarakat. Namun, dengan rencana revitalisasi ini, diharapkan kompleks tersebut dapat menjadi destinasi yang ramah dan menarik bagi pengunjung.
“Penduduk Samarinda sudah banyak, namun perlu adanya alternatif tempat rekreasi yang menarik untuk dikunjungi. Revitalisasi kompleks Stadion Utama Palaran dapat menjadi solusi yang tepat untuk itu,” jelasnya.
Meski pembangunan kompleks ini sebelumnya telah memakan biaya besar dan tidak dimanfaatkan secara maksimal, pemerintah diakui telah mengalami kerugian. Namun, dengan revitalisasi, diharapkan kompleks Stadion Utama Palaran dapat menjadi aset yang bernilai dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
“Kita tidak bisa membiarkan aset berharga seperti ini hanya menjadi bangunan kosong. Revitalisasi adalah langkah yang tepat untuk mengoptimalkan penggunaannya,” tegasnya. [aci/ADV DPRD SMD]
