Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar.(ist)
Samarinda – Masalah stunting di Samarinda terus menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Kota Samarinda.
Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, menegaskan pentingnya program penanganan stunting yang jelas dan komprehensif untuk menurunkan angka stunting yang ada dan mencegah munculnya kasus baru.
“Angkanya belum turun signifikan. Kami juga berpesan kepada Dinas Kesehatan bahwa program stunting itu harus jelas dan komprehensif. Jadi betul-betul program itu bisa menurunkan angka stunting sebelumnya dan mencegah angka stunting yang baru,” ujar Deni, Selasa (14/5/2024).
Deni menyatakan pemerintah kota baru saja meluncurkan program pemberian makanan tambahan sebagai salah satu upaya untuk mengatasi masalah stunting.
Legislator Partai Gerindra itu berharap program ini tidak hanya berfungsi sementara, tetapi dijalankan secara berkelanjutan.
“Bukan ketika makanan itu diberikan lalu masalah tuntas, itu tidak. Artinya ini dijalankan terus menerus agar bisa mencegah stunting ini supaya tidak bertambah,” tambahnya.
Yang paling penting, kata Deni adalah menurunkan yang ada dan mencegah agar tidak jadi pertumbuhan stunting baru.
“Jangan sampai kita mengobati yang ada tapi yang baru banyak muncul,” imbuhnya.
Ia juga menekankan pentingnya pencegahan sebagai bagian integral dari program penanganan stunting.
Dengan adanya perhatian dan upaya terus menerus dari berbagai pihak, diharapkan angka stunting di Samarinda dapat segera menurun dan kesehatan anak-anak di kota ini semakin membaik.
“Ini yang kita harapkan, pencegahan juga bisa kita terapkan,” pungkasnya.(wan/ADV/DPRD SMD)
