Anggaran Pemberdayaan Anak Meningkat, Damayanti Sebut Kota Layak Anak Harus Jadi Prioritas

Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Damayanti.(ist)

Samarinda – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Damayanti, mengumumkan peningkatan anggaran untuk pemberdayaan anak di Kota Samarinda yang signifikan. Ia menjelaskan bahwa anggaran tersebut naik dari Rp300 juta menjadi Rp1 miliar untuk tahun 2024.

Damayanti menegaskan bahwa konsep Kota Layak Anak (KLA) harus menjadi strategi utama dalam setiap pembangunan di Samarinda. Ini berarti bahwa semua aspek pembangunan, termasuk pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, harus didasarkan pada perencanaan yang berorientasi pada KLA.

“Jika semua perencanaan didasari dengan KLA, kita akan menghindari masalah seperti trotoar yang bongkar pasang karena tidak layak anak. Kita sudah bisa melihat hasilnya di Kota Samarinda,” tegas Damayanti, Selasa (21/5/2024).

Politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga menyoroti pentingnya penerapan KLA dalam pembangunan sekolah, termasuk toilet, tangga, dan gedung baru, untuk menghindari pembangunan yang tidak efektif.

Damayanti menjelaskan bahwa Komisi IV DPRD Samarinda berkomitmen untuk bekerja sama dengan pihak eksekutif dalam mengimplementasikan kebijakan ini. Menurutnya, ini bukan hanya tanggung jawab eksekutif, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama.

Damayanti optimis bahwa Samarinda bisa meraih predikat Utama dalam KLA. Ia ingin memastikan anak-anak merasa senang dan bersemangat untuk pergi ke sekolah. Baginya, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), termasuk guru-guru, sangat berpengaruh pada pencapaian ini.

“Guru-guru harus terus meng-upgrade diri dan fokus pada pendidikan anak. Ini juga berkaitan dengan kesejahteraan mereka, jadi semua pihak harus terlibat,” ungkapnya.(wan/ADV/DPRD SMD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *