Foto : Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim, AA Bagus Sugiarta.
Integritaskaltim.com, Samarinda – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) bersama National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kalimantan Timur (Kaltim) terus mengembangkan talenta muda menuju ajang Peparnas 2028. Langkah ini menjadi bentuk evaluasi setelah Kaltim berhasil menduduki peringkat 13 di Peparnas XVII Solo.
Ketua NPCI Kaltim, Suharyanto, menegaskan pentingnya mempersiapkan atlet muda untuk Peparnas mendatang. “Untuk persiapan Peparnas 2028 di NTB dan NTT, kita harus menyiapkan atlet muda. Mereka justru yang banyak menyumbangkan medali,” jelasnya, pada Senin (11/11/2024).
Dispora Kaltim juga turut menguatkan peran NPCI dalam pembinaan atlet-atlet muda berbakat, khususnya yang memiliki potensi besar di bidang olahraga difabel.
Dispora Kaltim juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah, termasuk dalam alokasi anggaran.
“Alhamdulillah, atlet kami sudah ada yang dipanggil untuk ikut ASEAN Para Games 2025 di Thailand, seperti Kirana Dafia Larassati yang menyumbang dua emas di Peparnas Solo,” tambah Suharyanto.
Kirana menjadi contoh nyata keberhasilan pembinaan atlet muda yang berasal dari Kaltim, dan diharapkan dapat memotivasi atlet muda lainnya untuk terus berlatih.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim, AA Bagus Sugiarta, menyampaikan bahwa evaluasi setelah Peparnas 2024 sangat penting.
“Kami sangat bangga atas prestasi yang telah diraih para atlet kita di Peparnas ini. Kami juga terus berusaha meningkatkan kualitas atlet disabilitas Kaltim untuk masa depan,” ujar Bagus.
“Terus melakukan pembinaan berkelanjutan menjadi kunci sukses di ajang Peparnas berikutnya,” pungkasnya.[Adv/Dispora Kaltim]
